Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil Fransesco Bagnaia, Pembalap MotoGP yang Dijuluki Pecco

Muhammad Fadhil Mubarok , Jurnalis-Sabtu, 10 Oktober 2026 |02:01 WIB
Profil Fransesco Bagnaia, Pembalap MotoGP yang Dijuluki Pecco
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: MotoGP)
A
A
A

3. Debut Kelas Premier dan Adaptasi di Pramac (2019–2020)

Francesco "Pecco" Bagnaia melangkah ke kelas utama MotoGP pada 2019 bersama tim satelit Ducati, Pramac Racing. Naik kelas dari Moto2 sebagai juara dunia, ia harus menghadapi lompatan besar dalam hal karakter motor, tenaga, dan tingkat persaingan yang jauh lebih ketat. Proses adaptasi pun tidak berjalan mulus, sehingga hasil yang diraih belum sepenuhnya mencerminkan label juara dunia yang ia sandang.

Dua musim pertamanya di kelas premier juga diwarnai sejumlah cedera yang sempat mengganggu perkembangannya. Meski begitu, Bagnaia tetap menunjukkan kilatan kecepatan luar biasa di sejumlah balapan.

Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)

Performa tersebut meyakinkan Ducati akan potensi besar yang dimilikinya dan menjadi modal penting untuk langkah karier berikutnya bersama tim pabrikan. Pada akhirnya Bagnaia pun menjadi juara dunia MotoGP 2022 dan 2023.

Sayangnya, perjalanan Bagnaia bersama Ducati segera berakhir di pengujung MotoGP 2026. Sebab di musim 2027, Bagnaia akan memulai petualangan barunya bersama Aprilia Racing hingga 2031.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement