Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berapa Selisih Poin Marc Marquez dengan Jorge Martin Jelang MotoGP Mandalika 2026?

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |18:33 WIB
Berapa Selisih Poin Marc Marquez dengan Jorge Martin Jelang MotoGP Mandalika 2026?
Marc Marquez vs Jorge Martin di MotoGP 2026. (Foto: MotoGP)
A
A
A

LOMBOK – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, saat ini masih berada di bawah Jorge Martin (Aprilia Racing) yang berada di puncak klasemen sementara rider MotoGP 2026. Lantas berapa jarak kedua rider itu jelang dimulainya balapan di MotoGP Mandalika 2026?

Ya, persaingan menuju gelar juara dunia kelas premier musim ini semakin memanas dan menjanjikan pertarungan yang sangat sengit di lintasan. Jelang digelarnya seri balapan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia, sorotan utama tertuju pada perebutan puncak klasemen yang begitu ketat antara para pembalap top dunia.

Marc Marquez (331 poin) tercatat berhasil memangkas jarak poin secara signifikan dan kini hanya terpaut dua poin saja dari pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin (333 poin). Situasi ini membuat atmosfer balapan akhir pekan di Mandalika diprediksi akan berjalan penuh drama dan ketegangan tinggi sejak sesi awal latihan.

Para penonton dan penggemar balap motor di seluruh dunia kini menantikan aksi-aksi menegangkan dari para jagoan lintasan. Berbagai persiapan matang telah dilakukan oleh setiap tim demi mengamankan poin krusial di paruh kedua musim kompetisi ini.

Jorge Martin memimpin Marc Marquez di MotoGP Jepang 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)
Jorge Martin memimpin Marc Marquez di MotoGP Jepang 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)

1. Komentar CEO Aprilia soal Persaingan Gelar Juara

Menanggapi ketatnya persaingan musim ini, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola memberikan pandangannya secara terbuka kepada media. Ia mengakui upaya timnya untuk menjegal dominasi pembalap top di barisan depan bukanlah perkara mudah di tengah ketatnya persaingan.

"Seberapa sulit mengalahkan Marc? Jawabannya adalah saya pikir itu adalah tugas paling sulit yang bisa kita miliki," ujar Massimo Rivola, dikutip dari Crash, Jumat (9/10/2026).

Meskipun menyadari tantangan berat tersebut, pihak Aprilia tetap merasa bangga dengan pencapaian sejauh ini di kelas utama. Keberhasilan motor RS-GP bersaing di barisan depan membuktikan bahwa kerja keras yang dilakukan di markas Noale telah membuahkan hasil positif.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement