PROFIL Fransesco Bagnaia, pembalap MotoGP yang dijuluki Pecco menarik untuk dibahas. Francesco Bagnaia adalah pembalap MotoGP asal Italia yang dikenal luas dengan julukan Pecco. Sebagai salah satu jebolan tersukses VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi, ia tercatat dua kali menjadi juara dunia MotoGP secara beruntun, yakni pada 2022 dan 2023.
Bagnaia dikenal berkat gaya balapnya yang sangat presisi, kemampuan pengereman akhir (late braking) yang mematikan, serta mental yang tetap tenang saat berada di bawah tekanan besar. Berbekal kualitas tersebut, ia menjelma menjadi ujung tombak utama pabrikan Ducati di era modern MotoGP.
Francesco Bagnaia, yang akrab disapa Pecco, merupakan pembalap asal Italia yang kini memperkuat Ducati Lenovo Team di ajang MotoGP. Pembalap kelahiran Turin, 14 Januari 1997, ini berusia 29 tahun dan masih menjadi salah satu andalan utama pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
Di lintasan, ia menggunakan nomor balap 63. Ia dikenal sebagai jebolan VR46 Riders Academy milik Valentino Rossi, dan hubungan dekatnya dengan sang legenda ikut membentuk perjalanan karirnya.
Francesco "Pecco" Bagnaia memulai perjalanannya di kejuaraan dunia lewat kelas Moto3 pada 2013. Di kelas tersebut, pembalap asal Italia ini sempat melewati masa-masa sulit dengan hasil yang belum konsisten.
Titik terang mulai tampak ketika Bagnaia berseragam tim Mahindra, di mana performanya perlahan menanjak dan mulai menarik perhatian paddock. Periode tersebut menjadi pondasi penting yang menempa mental serta kematangan teknisnya sebagai pembalap.
Kariernya melesat tajam setelah naik ke kelas Moto2 bersama Sky Racing Team VR46. Di bawah naungan tim yang berafiliasi dengan Valentino Rossi itu, Bagnaia tampil kian solid dan kompetitif dari musim ke musim.
Puncaknya terjadi pada 2018, ketika Bagnaia menunjukkan performa dominan untuk mengunci gelar juara dunia Moto2. Capaian tersebut sekaligus membuka jalan baginya menuju kelas utama MotoGP.