Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Sedih Petenis Andalan Indonesia Janice Tjen, Terpaksa Lewatkan Asian Games 2026 demi Hindari Sanksi WTA

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 18 September 2026 |01:01 WIB
Kisah Sedih Petenis Andalan Indonesia Janice Tjen, Terpaksa Lewatkan Asian Games 2026 demi Hindari Sanksi WTA
Petenis Indonesia, Janice Tjen. (Foto: Instagram/janicetjen)
A
A
A

PUKULAN telak harus diterima oleh tim tenis Indonesia setelah salah satu andalan terbaik Merah Putih, Janice Tjen, dipastikan absen dari ajang Asian Games 2026. Keputusan berat ini terpaksa diambil bukan karena masalah cedera, melainkan akibat benturan jadwal turnamen yang sangat ketat.

Petenis asal Jakarta berusia 24 tahun itu harus mematuhi regulasi ketat dari Women's Tennis Association (WTA) yang mewajibkannya tampil di ajang tingkat tinggi. Penyelenggaraan Asian Games 2026 ternyata berbarengan secara langsung dengan agenda turnamen WTA 1000 wajib di Beijing, China.

Sebagai atlet profesional berperingkat tinggi,yakni menempati posisi nomor 36 dunia, Janice terikat komitmen mutlak untuk mengikuti kalender resmi WTA Tour tersebut. Aturan ini mencakup keharusan tampil di turnamen wajib level 1000 seperti di Indian Wells, Miami, Madrid, hingga Beijing.

1. Keputusan Sulit

Melalui akun Instagram pribadinya, Janice membagikan curahan hatinya mengenai keputusan paling sulit dalam kariernya. Ia mengaku harus mengubur impiannya sementara waktu untuk membela panji Merah Putih di multievent terbesar se-Asia tersebut.

Janice Tjen (WTA Tennis)
Janice Tjen (WTA Tennis)

Pihak manajemen dan timnya sebenarnya telah berupaya mengajukan permohonan khusus agar mendapatkan lampu hijau untuk tampil di Asian Games 2026 yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang tersebut. Sayangnya, konfirmasi resmi yang diterima dari pihak WTA menyatakan permohonan pengecualian tersebut ditolak mentah-mentah.

“Setelah banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan sulit bahwa saya tidak bisa tampil di Asian Games tahun ini yang berlangsung bersamaan dengan ajang wajib WTA 1000 di Beijing,” tulis Janice Tjen di media sosial pekan lalu.

“Kami sudah mendapat konfirmasi dari WTA bahwa sayangnya saya belum mendapat pengecualian untuk berlaga di Asian Games,” imbuhnya.

 

Konsekuensi berat pun menanti bagi para petenis elite yang berani mangkir dari turnamen wajib WTA tanpa izin resmi. Sanksi yang mengintai meliputi denda finansial dalam jumlah besar, penalti pengurangan poin peringkat, hingga pemotongan bonus akhir tahun.

2. Dilema Serupa yang Dihadapi Petenis Filipina Alex Eala

Dilema serupa rupanya tidak hanya dialami oleh Janice Tjen, tetapi juga menimpa bintang tenis asal Filipina, Alexandra Eala. Jadwal Asian Games 2026 yang bentrok dengan China Open 2026 itu memaksa Eala menghadapi ancaman denda sebesar USD10.000 atau sekira Rp177 juta serta potensi kerugian poin ranking dunia.

Janice Tjen. (Foto: Instagram/janicetjen)
Janice Tjen. (Foto: Instagram/janicetjen)

Asosiasi Tenis Filipina (Philta) sejauh ini masih berjuang mengajukan permohonan pengecualian ke pihak WTA demi menyelamatkan status Eala. Padahal, ajang Asian Games 2026 memegang nilai strategis tinggi karena menawarkan tiket otomatis lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028 bagi peraih medali emas.

Di sisi lain, Janice Tjen tetap mengenang berbagai momen manis dan rasa bangganya selama memperkuat tim nasional Indonesia di masa lalu. Ia telah menorehkan tinta emas mulai dari menyumbang medali di Asian Games dan SEA Games, hingga membantu Indonesia meraih promosi di ajang Billie Jean King Cup 2026.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement