Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pebulu Tangkis Legendaris Christian Hadinata, Peraih Emas Terbanyak Indonesia di Asian Games

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 13 September 2026 |04:01 WIB
Kisah Pebulu Tangkis Legendaris Christian Hadinata, Peraih Emas Terbanyak Indonesia di Asian Games
Legenda bulu tangkis Indonesia, Christian Hadinata. (Foto: PB Djarum)
A
A
A

CABANG olahraga (cabor) bulu tangkis selalu menjadi pilar utama penyumbang prestasi tertinggi bagi Indonesia dalam berbagai ajang multicabang internasional, termasuk panggung Asian Games. Dominasi tersebut tercermin dari total perolehan sejarah kontingen Merah Putih yang mengumpulkan puluhan medali emas, di mana sektor tepok bulu menyumbang porsi terbesar.

Kontribusi bulu tangkis bisa dikatakan begitu besar dari keseluruhan medali emas yang pernah diraih Indonesia sepanjang keikutsertaan multievent tersebut. Total 99 medali dari berbagai warna sukses dipersembahkan oleh para pejuang tepok bulu tanah air di kancah Asia.

1. Rekor Emas sang Legenda Ganda

Di antara ratusan atlet hebat yang pernah membela panji Merah Putih, nama Christian Hadinata mencuat sebagai legenda paling sukses dengan koleksi lima medali emas. Catatan luar biasa tersebut hingga kini belum mampu disamai atau dilampaui oleh atlet bulu tangkis Indonesia lainnya dari berbagai generasi.

Perjalanan gemilang Christian bermula pada edisi Asian Games 1974 di Teheran ketika ia sukses menyabet emas pertama dari nomor ganda campuran bersama Regina Masli. Tidak hanya di ganda campuran, ketangguhannya di nomor ganda putra dan beregu putra pada tahun yang sama turut mempersembahkan tambahan medali perak.

Christian Hadinata PB Djarum
Christian Hadinata PB Djarum

Prestasi tersebut berlanjut pada Asian Games 1978 di Bangkok saat ia kembali mendulang emas dari nomor ganda putra bersama Ade Chandra serta nomor beregu putra. Pada tahun yang sama, ia juga sukses mengamankan sekeping medali perunggu saat turun di nomor ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna.

 

Kekuatan luar biasa sang spesialis ganda ini kembali terbukti pada edisi 1982 di Delhi dengan raihan dua medali emas dari ganda putra berpasangan dengan Icuk Sugiarto dan ganda campuran bersama Ivana Lie. Selain dua emas tersebut, ia turut menyumbangkan satu medali perak tambahan dari nomor pertandingan tim beregu putra.

2. Konsistensi di Penghujung Karier

Pesta olahraga Asia di Seoul pada tahun 1986 kemudian menjadi panggung penutup karier profesionalnya sebelum gantung raket dengan menyumbangkan satu medali perak dari nomor beregu putra. Meskipun ini menjadi penampilan terakhirnya, kontribusi besar yang ia berikan tetap menjadi fondasi kuat bagi prestasi bulu tangkis nasional.

Christian Hadinata. (Foto: PB Djarum)
Christian Hadinata. (Foto: PB Djarum)

Dedikasi serta konsistensi tinggi yang ditunjukkan Christian Hadinata sepanjang partisipasinya di ajang multicabang Asia ini telah mengukir sejarah abadi bagi dunia bulu tangkis Indonesia.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement