Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Veda Ega Pratama Wajib Waspada, Bos Honda Team Asia Sebut Sirkuit Misano Bisa Jadi Masalah!

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2026 |01:01 WIB
Veda Ega Pratama Wajib Waspada, Bos Honda Team Asia Sebut Sirkuit Misano Bisa Jadi Masalah!
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
A
A
A

MISANO – Persiapan intensif langsung dicanangkan oleh manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menjelang bergulirnya rangkaian Moto3 San Marino 2026. Sang bos meminta pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, untuk selalu waspada karena Sirkuit Misano, Italia, dikenal sebagai trek yang bisa jadi masalah buruk untuk para rider.

Ya, agenda balap akhir pekan ini dijadwalkan berlangsung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, mulai 11 hingga 13 September 2026. Kehadiran Veda di lintasan tentu menjadi sorotan tersendiri bagi para pencinta balap Tanah Air yang menantikan aksinya di panggung dunia.

1. Trek Tidak Mudah

Menghadapi lintasan Sirkuit Misano, Aoyama memberikan catatan khusus mengenai karakter sirkuit yang tergolong unik dan teknis. Meskipun memiliki panjang lintasan yang relatif pendek, trek ini menyimpan tingkat kesulitan tersendiri yang menuntut konsentrasi penuh dari setiap pembalap.

Sirkuit ini dikenal memiliki kombinasi tikungan cepat yang dipadukan dengan area sempit serta banyak titik perubahan arah. Kondisi tersebut membuat pembalap dituntut untuk mampu beradaptasi secara cepat dengan ritme motor demi mendapatkan catatan waktu terbaik.

“Ini merupakan sirkuit yang cukup pendek, tetapi menggabungkan tikungan berkecepatan tinggi dengan bagian yang lebih sempit dan banyak perubahan arah,” ujar Hiroshi Aoyama dalam rilis resmi tim, dikutip Sabtu (12/9/2026).

Veda Ega Pratama  (Foto: Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama (Foto: Honda Team Asia)

Karakteristik lintasan yang rapat ini juga berdampak langsung pada ketatnya persaingan antar-rider di atas aspal. Jarak catatan waktu antarpembalap diprediksi bakal sangat tipis, sehingga detail-detail kecil dalam pengaturan motor akan memegang peranan krusial.

Aoyama menjelaskan perbedaan waktu yang tipis membuat setiap peningkatan sekecil apa pun dapat mengubah posisi di papan catatan waktu secara drastis. Situasi ini tentu menjadi tantangan besar bagi Veda Ega Pratama yang mengenakan nomor start 9.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement