MISANO – Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, bersiap kembali menatap lintasan kompetitif dalam seri ke-14 ajang Moto3 2026. Rangkaian balapan seri San Marino ini akan dihelat di Sirkuit Misano, Italia pada 11-13 September 2026.
Sirkuit sepanjang 4,226 kilometer tersebut bukanlah hal yang sepenuhnya baru bagi rider berusia 17 tahun itu. Veda tercatat pernah menjajal karakteristik trek yang cepat dan menantang ini selama berkiprah di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup serta FIM JuniorGP pada rentang 2024 hingga 2025.
Momen balapan di Italia ini sekaligus menjadi kesempatan emas bagi sang pembalap Honda Team Asia untuk bangkit. Sebelumnya, Veda harus menelan pil pahit ketika tampil di Moto3 Aragon 2026 akhir Agustus lalu dan hanya mampu finis di posisi ke-20 tanpa perolehan poin.
Hasil minor di seri Aragon tersebut diakui Veda sebagai pekan balap terberatnya musim ini akibat hilangnya ritme dan kebuntuan dalam menemukan setelan motor terbaik. Meski sempat merangsek naik dari grid ke-22 hingga posisi ke-16, ia gagal mempertahankan konsistensi kecepatan hingga garis finis.
Meski merasa kecewa dengan pencapaian di Spanyol, Veda memilih untuk mengambil hikmah positif dari keterpurukan tersebut. Bersama krunya, ia telah melakukan evaluasi menyeluruh guna membenahi titik-titik lemah yang menjadi hambatan utamanya.
Pembalap andalan Tanah Air ini menegaskan bahwa dirinya siap membuka lembar baru demi hasil yang jauh lebih kompetitif. Pengalaman berharga dari akhir pekan yang sulit di Aragon diyakini bakal memperkuat mental tandingnya menghadapi ketatnya persidangan di Sirkuit Misano.
"Saya belajar dari balapan ini dan sekarang kami tahu dengan lebih baik di mana masalah saya. Tim juga memahami apa yang harus kami kerjakan. Ini mengecewakan tetapi tidak ada yang bisa dilakukan lagi tentang akhir pekan ini,” terang Veda Ega, dikutip dari rilis resmi tim, Kamis (10/9/2026).