Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Talenta Muda Unjuk Gigi, Indonesia Open Woodball 2026 Sukses Pikat 8 Negara

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |16:56 WIB
Talenta Muda Unjuk Gigi, Indonesia Open Woodball 2026 Sukses Pikat 8 Negara
Indonesia Open Woodball 2026 sukses piket 8 negara. (Foto: IWBA)
A
A
A

JAKARTA – Sebanyak delapan negara berpartisipasi dalam ajang Indonesia Open Woodball Championship 2026 yang dihelat di Lapangan Cricket Universitas Udayana, Bali, pada 18-22 Agustus 2026 lalu. Kejuaraan tersebut diikuti 155 atlet dari Indonesia, Hong Kong, Taiwan, China, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan India.

Ketua Umum Indonesian Woodball Association (PB IWBA), Aang Sunadji, menyebut turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang persaingan antarnegara. Menurutnya, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus regenerasi atlet woodball Indonesia.

1. Pengalaman Internasional

Para atlet muda dari berbagai daerah mendapat kesempatan untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk mengukur kemampuan mereka saat berhadapan dengan atlet dari negara lain.

“Kami sangat senang melihat perkembangan woodball Indonesia yang dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. Bukan hanya dari sisi prestasi, tetapi juga regenerasi atlet. Semakin banyak atlet muda dari daerah yang muncul dan mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” ujar Aang dilansir dari rilis resmi IWBA, Kamis (3/9/2026).

Perkembangan regenerasi atlet juga terlihat dari prestasi Zukhfura Jasminne Verinda. Atlet muda tersebut berhasil meraih medali emas kategori youth pada World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia.

Indonesia Open Woodball 2026. (Foto: IWBA)
Indonesia Open Woodball 2026. (Foto: IWBA)

Prestasi Jasmine menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan atlet muda mulai menunjukkan hasil di tingkat internasional. IWBA pun ingin terus memberikan ruang kompetisi bagi atlet-atlet muda dari berbagai daerah.

“Prestasi Jasmine di Kejuaraan Dunia Woodball di Malaysia menjadi salah satu contoh bahwa regenerasi yang kita bangun mulai memberikan hasil. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan ruang kompetisi dan pembinaan bagi atlet-atlet muda dari daerah,” tutur Aang.

2. Target Multievent

Aang menilai keberadaan kompetisi internasional secara konsisten memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet. Selain memberikan pengalaman, turnamen tersebut juga dapat menjadi target bagi atlet dalam meningkatkan prestasi.

 

IWBA berharap woodball semakin sering masuk dalam berbagai multievent internasional. Dengan demikian, jalur pembinaan atlet Indonesia menuju level tertinggi dapat semakin jelas dan berkelanjutan.

“Harapan kami, woodball terus berkembang dan semakin konsisten hadir di multievent internasional. Dengan begitu, pembinaan dan regenerasi dapat berjalan berkelanjutan, serta Indonesia memiliki lebih banyak kesempatan mencetak prestasi di tingkat dunia,” kata Aang.

Penyelenggaraan Indonesia Open Woodball Championship 2026 juga mendapat dukungan dari AICE sebagai bagian dari komitmennya terhadap perkembangan olahraga dan prestasi atlet Indonesia. Turnamen tersebut menjadi kejuaraan internasional woodball kedua yang mendapatkan dukungan penuh dari AICE.

Sebelumnya, AICE turut mendukung 13th Asian Cup Woodball Championship 2025 dan 7th AICE Indonesia Open Woodball Championship 2025. Kedua ajang tersebut digelar di JSI Resort, Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

“Aice percaya prestasi lahir dari pembinaan yang konsisten dan ekosistem olahraga yang terus tumbuh," ujar Sylvana, Senior Brand Manager Aice Group.

Penyelenggaraan Indonesia Open Woodball 2026 di Bali sekaligus menjadi upaya memperkenalkan woodball sebagai salah satu olahraga yang memiliki potensi untuk berkembang di Indonesia. Semakin banyak kompetisi dan munculnya talenta-talenta muda diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas atlet nasional.

IWBA berharap woodball mendapatkan ruang yang lebih luas dalam kalender kompetisi internasional. Federasi juga ingin cabang olahraga tersebut semakin konsisten dipertandingkan dalam berbagai multievent agar atlet Indonesia memiliki target serta jalur pembinaan yang jelas menuju prestasi tertinggi.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement