PETENIS muda berbakat asal Filipina, Alex Eala, datang ke ajang US Open 2026 dengan ambisi besar untuk merengkuh gelar Grand Slam pertamanya di tanah Amerika Serikat. Perjalanan musim ini memberikan momentum positif setelah ia sukses menyabet titel Tour pertamanya di Washington serta menunjukkan rekam jejak impresif saat menghadapi para petenis 10 besar dunia.
Meski sempat tersingkir di babak-babak awal turnamen pemanasan seperti di Toronto dan Cincinnati, performa solidnya tetap memunculkan ekspektasi tinggi dari para penggemar. Terlebih lagi, Eala juga sempat menjajal nomor ganda campuran bersama petenis Kanada, Felix Auger-Aliassime, serta melakoni laga eksibisi bersama sang ayah sebelum fokus penuh ke nomor tunggal.
Persiapan mental Eala jelang turnamen grand slam kali ini semakin matang berkat kedekatannya dengan legenda hidup tenis dunia, Venus Williams. Keduanya sempat berpasangan sebagai partner ganda di turnamen Bad Homburg Open dan Toronto, yang membuat Eala menyerap banyak nilai kehidupan dan profesionalisme dari sang maestro.
Dalam sesi konferensi pers pra-turnamen, petenis berusia 21 tahun tersebut menceritakan betapa berharganya pengalaman bisa berbagi lapangan dengan salah satu idolnya tersebut. Eala mengaku kekagumannya tidak hanya sebatas pada cara bermain di atas lapangan, tetapi juga mengenai perjuangan di luar arena.
"Tentu saja, tahun ini, setelah mendapat kehormatan untuk bermain ganda dua kali bersama Venus, saya banyak belajar tentang mentalitasnya di lapangan," ujar Eala, melansir dari Sportbible, Senin (31/8/2026).
Tidak hanya soal mental bertanding, Eala juga sangat terinspirasi oleh perjuangan keluarga Williams dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di dunia tenis. Keteladanan tersebut memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi karier mudanya yang sedang berkembang pesat.
"(Saya juga belajar) tentang bagaimana ia memperjuangkan kesetaraan hadiah uang bersama saudaranya... Apa saja yang harus mereka perjuangkan dan lalui untuk bisa berada di posisi mereka sekarang," tambahnya.
Kisah-kisah di balik layar yang dibagikan oleh peraih tujuh gelar Grand Slam itu sukses menumbuhkan kerendahan hati sekaligus bahan bakar semangat bagi Eala. Baginya, berada di lingkaran para atlet top dunia menuntut etos kerja yang jauh lebih tinggi dan konsisten.
"Cerita-cerita di balik layar itu begitu menginspirasi. Ada begitu banyak kisah yang mungkin bahkan tidak kita sadari. Hal itu benar-benar membuat saya tetap rendah hati, sekaligus memotivasi saya untuk bekerja lebih keras agar bisa sejajar dan terus bertahan di antara orang-orang hebat ini," imbuh Eala.
Di sisi lain, Venus Williams sendiri tidak pernah ragu melontarkan pujian setinggi langit kepada juniornya itu setelah kiprah mereka di nomor ganda. Legenda asal Amerika Serikat tersebut bahkan secara terbuka menyebut Eala sebagai bintang dunia masa depan berkat kualitas permainan dan kepribadiannya yang luar biasa.
Kini, ujian sesungguhnya menanti Eala saat ia turun di babak pertama US Open 2026 menghadapi petenis kualifikasi asal Amerika Serikat, Mary Stoiana pada Rabu 2 September 2026 mendatang. Berbekal motivasi ekstra dan pelajaran berharga dari Venus Williams, sang bintang muda Filipina siap menggebrak panggung Grand Slam di New York.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.