MARC Marquez melihat motor MotoGP generasi baru berkapasitas 850cc yang akan dipakai musim depan tidak jauh berbeda dengan tahun ini. Tapi, perbedaan pemasok ban bisa jadi faktor penting.
MotoGP 2027 memasuki era baru. Pengurangan kapasitas mesin dari 1000cc ke 850cc dan regulasi ketat soal perangkat aerodinamika, diyakini akan mengubah peta persaingan juara dunia.

Ditambah lagi, musim depan pemasok tunggal ban beralih dari Michelin ke Pirelli. Faktor terakhir inilah yang membuat Marquez cukup waspada.
Pasalnya, Marquez sudah menjajal sendiri prototipe motor 850cc yang akan dipakai Ducati musim depan. Secara umum, menurutnya, tidak terdapat perbedaan berarti dibandingkan edisi 1000cc.
Tapi, Marquez mengatakan, perbedaan besar akan terlihat pada bagaimana mengoptimalkan performa ban. Ia yakin, mereka yang sudah terbiasa memakai Pirelli, akan sangat diuntungkan.
“Motor akan berubah tapi tidak banyak. Maksudnya, tenaga mesin motor tahun depan akan sedikit berkurang, tetapi bannya akan membuat perbedaan besar,” kata Marquez, dikutip dari Crash, Minggu (23/8/2026).
“Saya tidak tahu (seperti apa tepatnya), karena kami baru sekali mencobanya untuk satu hari, tapi setiap pabrikan ban memiliki gaya balap yang berbeda,” urai pria berkebangsaan Spanyol tersebut.
“Saya pikir para pembalap muda yang datang dari Moto2, mereka seperti ‘lahir’ dengan ban Pirelli. Jadi, akan lebih mudah untuk beradaptasi (dengan ban) buat mereka,” tandasnya.

Pirelli sudah digunakan di Moto2 sejak 2024 dan seri balap World Superbike (WSBK). Musim depan, ada beberapa nama yang promosi dari kategori tersebut yakni Dani Holgado dan David Alonso.
Kemudian, dari WSBK, Nicolo Bulega disebut-sebut akan memperkuat tim satelit Ducati yakni VR46. Lantas, di grid MotoGP 2026, ada tiga rider yang sudah merasakan Pirelli yakni Diogo Moreira, Ai Ogura, dan Toprak Razgatlioglu.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.