Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Tony Gunawan, Legenda Bulu Tangkis yang Juara Dunia dengan 2 Negara Berbeda Termasuk Indonesia!

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2026 |18:02 WIB
Kisah Tony Gunawan, Legenda Bulu Tangkis yang Juara Dunia dengan 2 Negara Berbeda Termasuk Indonesia!
Simak kisah Tony Gunawan yang pernah juara dunia dengan mengusung dua negara berbeda (Foto: Instagram/@t_gun75)
A
A
A

KISAH Tony Gunawan menarik untuk diulas. Sebab, legenda bulu tangkis ini juara dunia dengan dua negara berbeda termasuk Indonesia!

Nama Tony Gunawan cukup akrab di telinga penggemar bulu tangkis, utamanya yang tumbuh besar di akhir dekade 1990 dan awal 2000-an. Prestasinya cukup mentereng.

1. Medali Emas Olimpiade dan Juara Dunia

Tony Gunawan Ist

Tentu yang paling dikenang adalah medali emas Olimpiade Sydney 2000. Ketika itu, Tony juara di sektor ganda putra bersama Candra Wijaya dengan mengalahkan Lee Dong-soo/Yoo Yong-sung 15-10, 9-15, dan 15-7.

Setahun kemudian, Tony berhasil menjadi juara dunia bulu tangkis di Sevilla, Spanyol. Berpasangan dengan Halim Haryanto, mereka menaklukkan Ha Tae-kwon/Kim Dong-moon di partai final.

Pada 2002, sebuah keputusan besar diambil Tony. Ia memilih melanjutkan sekolah di Amerika Serikat (AS). Ternyata, ini menjadi sebuah langkah baru dalam kariernya.

Kepada mantan pebulu tangkis Denmark, Hans-Kristian Vittinghus, pria kelahiran Surabaya itu menuturkan alasannya pindah dan menetap di Negeri Paman Sam. Awalnya, ia ingin menempuh pendidikan ilmu komputer.

 

"Saya ke AS untuk mencoba karier baru. Saya kembali menempuh pendidikan bidang computer science," ujar Tony dalam siaran podcast A Year on Tour with Vittinghus - A Badminton Podcast, 

Selain bersekolah, Tony juga melatih bulu tangkis. Ia menjadi pelatih di sebuah klub bernama Orange County Badminton Club.

2. Juara Dunia Kedua dengan Bendera AS

Tony Gunawan Candra Wijaya AFP

Setelah menjadi pelatih dalam kurun waktu 2002-2004, Tony ditawari untuk tampil di Kejuaraan Dunia 2005 bersama Howard Bach. Kendati belum resmi berpindah kewarganegaraan, ia sudah memegang green card sehingga bisa membela AS.

Hebatnya, Tony sanggup menjadi juara dunia pada 2005 bersama Bach. Di final, ia mengalahkan mantan rekannya yakni Candra Wijaya yang kini berpasangan dengan Sigit Budiarto! Kewarganegaraan AS pun didapatnya pada 2011.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement