SILVERSTONE – Marc Marquez angkat bicara soal persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 yang kemungkinan melibatkan tiga anak bawang. Baginya, satu titel tambahan tidak akan mengubah hidupnya.
Klasemen MotoGP 2026 sangat ketat memasuki paruh kedua musim. Jorge Martin masih berkuasa di puncak dengan 208 poin. Sementara, Marquez duduk di urutan tiga dengan selisih hanya 18 angka.
Jarak poin hingga posisi kelima yang ditempati Fabio Di Giannantonio hanya 24. Dua nama lain, yakni Marco Bezzecchi dan Ai Ogura, juga sangat berpeluang menjadi juara dunia.
Tiga nama tersebut kebetulan sedang mengincar gelar juara dunia pertamanya. Sementara, Marquez akan jadi kampiun untuk kedelapan kali, lalu Martin membidik titel kedua.
Soal ketatnya persaingan, Marquez menilai selisih 24 poin bukan sesuatu yang besar. Ia yakin lima pembalap tersebut akan sama-sama berjuang keras untuk menjadi juara di akhir musim.
“Lima pembalap dengan jarak 24 poin. Kami memulai dari 0, 24 poin tidak cukup berarti. Benar, kami berjuang untuk juara dunia, kami akan berusaha yang terbaik,” papar Marquez, dinukil dari Motorsport, Jumat (7/8/2026).
Pria asal Spanyol itu sadar ada tiga pembalap yang bernafsu mengejar titel juara dunia untuk pertama kalinya. Marquez yakin, satu titel saja akan mengubah hidup mereka.
“Benar, ada tiga pembalap yang berjuang meraih gelar pertamanya. Jika Anda adalah juara dunia, itu akan mengubah hidup Anda di masa depan,” tutur Marquez.
“Hidup saya tidak akan berubah, dapat satu gelar lagi atau tidak. Buat mereka? Ya (hidupnya akan berubah). Saya bilang begini karena kami harus sangat waspada; mereka akan memberikan tekanan yang kuat,” tandasnya.
Patut dinanti siapa yang akan jadi juara dunia. Terdekat, ada seri ke-12 musim ini bertajuk MotoGP Inggris 2026 yang digelar di Sirkuit Silverstone, Silverstone, 7-9 Agustus.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.