Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Sukses Kawinkan Medali Emas Putra-Putri Speed di World Climbing Chamonix 2026

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Minggu, 12 Juli 2026 |12:12 WIB
Indonesia Sukses Kawinkan Medali Emas Putra-Putri Speed di World Climbing Chamonix 2026
Tim panjat tebing Indonesia berhasil mengawinkan medali emas Speed di World Climbing Chamonix 2026 (Foto: World Climbing)
A
A
A

TIM panjat tebing Indonesia berhasil mengawinkan medali emas Speed di World Climbing Chamonix 2026. Prestasi itu diraih lewat Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi.

Prestasi keduanya diraih lewat nomor speed putra dan putri dalam ajang yang berlangsung di Chamonix, Prancis, Minggu (12/7/2026). Dalam final nomor speed putra, Indonesia mendominasi dengan ada dua atlet, yakni Veddriq Leonardo dan Antasyafi Robby Al Hilmi.

1. Emas dan Perak

Veddriq Leonardo meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 (Foto: NOC Indonesia/Naif Muhammad AlAs)

Veddriq mencatatkan waktu 4,89 detik yang menentukan berhasil medali emas. Sementara itu, Robby berhak atas medali perak dengan catatan waktu 5,11 detik.

Peringkat ketiga, diraih oleh Ryo Omasa dengan waktu 4,701 detik. Atlet asal Jepang itu berhak mendapatkan medali perunggu.

Veddriq mengakui sangat senang dapat meraih prestasi kali ini. Kemenangan terasa spesial karena masih dalam proses pemulihan cedera dan belum bisa berlatih secara maksimal.

"Saya merasa luar biasa. Saya sangat bersyukur. Ini adalah medali emas pertama saya setelah Olimpiade,” kata Veddriq, dikutip dari laman resmi World Climbing, Minggu (12/7/2026).

 

“Saya hampir tidak menyentuh dinding saat latihan, lalu langsung bertanding di Madrid, Krakow, dan sekarang di Chamonix," imbuh lelaki asal Kalimantan Barat itu.

2. Tampil Dominan

Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih. (Foto: NOC Indonesia)

Sementara itu, Desak Made Rita tampil dominan dengan membukukan waktu 6,22 detik dalam pada babak final. Ia sukses mengalahkan wakil Italia, Giulia Randi, yang mencatatkan waktu 6,51 detik, sedangkan di posisi diraih oleh atlet tuan rumah Prancis, Capucine Viglione.

Desak Made mengatakan memang berusaha tampil dengan performa terbaiknya dalam ajang tersebut karena ingin berprestasi. Kerja kerasnya pun membuahkan hasil manis.

"Saya menampilkan performa terbaik dan benar-benar menikmati pertandingan. Saya bahagia bisa mempersembahkan medali emas ini untuk negara dan tim saya," tandas Desak Made.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement