Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Balapan Sendirian di Moto3 Jerman 2026, Veda Ega Pratama Siap Menggila demi Rekan Setim

Cikal Bintang , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |07:57 WIB
Balapan Sendirian di Moto3 Jerman 2026, Veda Ega Pratama Siap Menggila demi Rekan Setim
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
A
A
A

SACHSENRING - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengusung motivasi berlipat ganda menjelang seri ke-11 Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Tidak hanya mengincar hasil terbaik sebelum jeda paruh musim, pembalap Honda Team Asia ini juga mendedikasikan perjuangannya untuk sang rekan setim, Zen Mitani, yang terpaksa absen.

Seri Jerman menjadi balapan penutup sebelum Moto3 memasuki jeda paruh musim. Seri balapan ke-11 itu akan digelar di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman pada 10-12 Juli 2026 mendatang.

Veda berharap dapat bangkit setelah gagal meraih hasil maksimal pada balapan sebelumnya di Sirkuit Assen, Belanda pada akhir pekan lalu. Pembalap Honda Team Asia itu mengaku kecewa dengan hasil di Assen meski memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan.

"Saya senang bisa kembali membalap setelah Assen. Tentu saja, hasil di sana sangat mengecewakan karena kami sebenarnya memiliki kecepatan untuk bertarung di barisan depan," kata Veda dilansir dari rilis resmi Honda Team Asia, Jumat (10/7/2026).

"Namun, saya juga memetik banyak rasa percaya diri dari performa yang kami tunjukkan sepanjang akhir pekan lalu," tambahnya.

Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)

1. Jadi Tumpuan Tunggal Honda Team Asia

Pada balapan di Sachsenring, Veda dipastikan menjadi satu-satunya pembalap Honda Team Asia yang turun ke lintasan. Rekan setimnya, Zen Mitani, harus absen setelah mengalami cedera akibat kecelakaan di Sirkuit Assen dan kini sedang menjalani proses pemulihan.

Situasi tersebut menjadi tambahan motivasi bagi juara Asia Talent Cup 2023 itu. Veda ingin memberikan hasil terbaik sebagai bentuk dukungan kepada Mitani yang tengah berjuang untuk kembali pulih.

"Saya ingin mendedikasikan akhir pekan ini untuk Zen. Saya berharap dia mendapatkan pemulihan yang baik dan bisa segera kembali ke lintasan. Saya akan melakukan yang terbaik untuk meraih hasil yang baik bagi seluruh tim," sambung pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu.

 

2. Pengalaman Menaklukkan Trek Teknikal

Sachsenring dikenal sebagai salah satu sirkuit paling teknikal dalam kalender MotoGP. Lintasan sepanjang 3,67 kilometer itu memiliki sepuluh tikungan ke kiri serta karakter naik-turun yang menjadi tantangan bagi seluruh pembalap.

Meski demikian, Veda tidak memulai akhir pekan ini tanpa bekal pengalaman. Pembalap bernomor #9 tersebut sudah pernah membalap di Sachsenring sebelum promosi ke Kejuaraan Dunia Moto3 sehingga cukup memahami karakter lintasan.

Veda Ega Pratama melaju di Moto3 Belanda 2026 (Foto: Instagram/@veda_54)
Veda Ega Pratama melaju di Moto3 Belanda 2026 (Foto: Instagram/@veda_54)

"Sachsenring adalah sirkuit yang saya nikmati. Treknya sangat teknikal dan berbeda dari banyak lintasan lainnya, jadi ini akan menjadi tantangan bagus lainnya," ujar Veda.

"Target saya adalah terus berkembang, bekerja sama dengan baik bersama tim sejak sesi pertama, dan membangun akhir pekan balap yang kuat," pungkasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement