"Tapi saya juga mengambil sisi positif karena perasaan dengan motor sangat bagus. Saya bisa bertarung dengan para pemimpin balapan, bertarung untuk posisi depan dan menunjukkan potensi saya," imbuh remaja asal Yogyakarta itu.
Veda Ega sadar masih ada ruang untuk memperbaiki diri. Selain mengevaluasi penampilan, ia bertekad untuk tampil dan kembali lebih bagus pada Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, 10-12 Juli.
"Mungkin saya perlu sedikit lebih cerdas selama balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik. Kecelakaan itu juga kesalahan saya. Jadi saya akan mengambil pelajaran dari hari ini," tutur Veda.
"Tentu saya kecewa, tetapi saya tahu kami punya kecepatan dan kepercayaan diri. Saya akan kembali lebih kuat di Jerman," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.