Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masa Depan Max Verstappen di F1 Ditentukan Sebelum Jeda Musim Panas F1 2026, Jadi Gabung Mercedes?

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2026 |00:01 WIB
Masa Depan Max Verstappen di F1 Ditentukan Sebelum Jeda Musim Panas F1 2026, Jadi Gabung Mercedes?
Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
A
A
A

MASA depan Max Verstappen bersama Red Bull Racing masih menjadi sorotan hangat di paddock Formula 1 (F1). Di tengah berbagai spekulasi yang beredar, sang manajer, Raymond Vermeulen, kini mulai angkat bicara mengenai target waktu penyelesaian kejelasan kontrak pembalap berpaspor Belanda tersebut.

Manajer Verstappen tersebut mengindikasikan kepastian mengenai kelanjutan karier sang juara dunia empat kali itu diharapkan bisa rampung lebih cepat demi memberikan ketenangan bagi semua pihak yang terlibat. Langkah Verstappen ini dipastikan akan menjadi penentu utama pergerakan bursa transfer pembalap F1 ke depan.

1. Rumor Mercedes

Bicara rumor, ketertarikan bos Mercedes, Toto Wolff, terhadap Verstappen memang sudah bukan rahasia lagi. Namun, jika Verstappen benar-benar hengkang ke tim panah perak, Mercedes harus menghadapi dilema besar untuk melepas salah satu pembalap mereka saat ini, baik itu George Russell maupun sang pemimpin klasemen sementara, Kimi Antonelli.

Di sisi lain, Verstappen sendiri sempat melontarkan kritik pedas terhadap performa mobil F1 generasi saat ini, bahkan menyamakannya dengan gim Mario Kart pada beberapa seri pembuka. Ia menegaskan hanya akan bertahan di F1 selama masih merasa bahagia.

Jika pada akhirnya memutuskan hengkang dari Red Bull, pembalap bernomor mobil 1 ini menyatakan tidak tertarik mengambil masa jeda, yang berarti ia akan langsung pensiun dari ajang jet darat tersebut.

Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)

2. Target Keputusan Sebelum Jeda Musim Panas

Secara kontrak tertulis, kerja sama Verstappen dengan Red Bull sebenarnya masih terikat hingga akhir musim 2028. Kendati demikian, klausul keluar yang berbasis pada performa tim diyakini bisa diaktifkan apabila target-target tertentu gagal terpenuhi menjelang pertengahan musim.

 

"Kontrak kami berjalan hingga akhir 2028. Tentu saja, kontrak selalu memiliki klausul keluar, tetapi kami belum pernah menggunakannya sejauh ini," ujar Raymond Vermeulen kepada Sport Bild, dikutip Minggu (21/6/2026).

Vermeulen menambahkan bahwa pihaknya ingin perihal masa depan ini bisa dipastikan secepat mungkin, bahkan sebelum jeda musim panas dimulai.

Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)

"Kami ingin mengambil keputusan dengan cepat agar semua orang tahu posisi mereka, kemungkinan bahkan sebelum jeda musim panas. Kami ingin melanjutkan bersama Red Bull dan melihat Max mengakhiri kariernya di sana, tetapi dia harus selalu memiliki kesempatan untuk bersaing memperebutkan kemenangan," pungkasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement