Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Campus League 2026: Tim Putri Universitas Surabaya dan Tim Putra Institut Perbanas Jadi Juara

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Minggu, 14 Juni 2026 |09:40 WIB
Campus League 2026: Tim Putri Universitas Surabaya dan Tim Putra Institut Perbanas Jadi Juara
Tim Putri Universitas Surabaya dan Tim Putra Institut Perbanas sukses jadi juara (Foto: Campus League)
A
A
A

TIM Putra Institut Perbanas dan Tim Putri Universitas Surabaya (UBAYA) berhasil menjadi juara Campus League Basketball Season 1 2026. Prestasi itu tentunya sangat membanggakan untuk kedua tim.

Dalam Laga Final di di UPH Basketball Court, Tangerang, Banten, Sabtu 13 Juni 2026. Perbanas mengalahkan  Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW) dengan skor akhir 47-45.  Sementara di sektor putri, UBAYA menaklukkan Soegijapranata Catholic University (SCU) 59-51.

1. Potensi Besar

Ilustrasi Basket istimewa

CEO Campus League, Ryan Gozali mengungkapkan, keberhasilan penyelenggaraan musim pertama menunjukkan olahraga kampus memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi ekosistem yang lebih kuat di masa depan. Untuk itu, ia mengucapkan selamat kepada para kampiun dan juga berpesan bagi tim yang belum berhasil mengangkat trofi juara agar tidak patah arang, melainkan terus mengasah diri agar lebih kompetitif di season yang akan datang.

"Season 1 bukan hanya tentang mencari juara. Yang paling penting adalah membangun fondasi. Kami melihat antusiasme kampus, mahasiswa, pelatih, dan berbagai pihak yang terlibat sangat besar," kata Ryan.

"Masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, tapi sudah ada indikator olahraga kampus di Indonesia memiliki masa depan yang menjanjikan apabila dibangun secara konsisten dan berkelanjutan," tambahnya.

2. Ruang Tumbuh

Menurutnya, Campus League hadir sebagai ruang tumbuh bagi student-athlete Indonesia. Itu baik dari sisi prestasi olahraga maupun pengembangan karakter.

"Kami percaya olahraga kampus tidak hanya menghasilkan atlet. Ia membentuk disiplin, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, dan berbagai keterampilan hidup yang akan dibawa mahasiswa setelah mereka lulus,” tukas Ryan.

Campus League dibangun di atas tiga pilar utama: Athleticism, Academics, dan Affinity, yang menempatkan olahraga sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Melalui pendekatan tersebut, student-athlete tidak hanya dituntut berprestasi di lapangan, tetapi juga berkembang secara akademik dan sosial.

Tidak hanya berfokus pada basketball, tahun ini Campus League juga akan menyelenggarakan kompetisi di nomor badminton dan futsal. UniGames akan menjadi penutup kalender dengan menghadirkan berbagai olahraga lain.

“Karena pada akhirnya, yang dibangun bukan hanya kompetisi, melainkan sebuah sistem yang memberi ruang bagi generasi muda Indonesia untuk bertumbuh melalui olahraga,” tutur Ryan.

 

3. Tingkatkan Kemampuan Mahasiswa

Ilustrasi Basket istimewa

Hal itu pula yang ditegaskan oleh Polytron sebagai sponsor utama Campus League Season 1.  Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo mengatakan, gelaran ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa yang tidak hanya bertumpu pada prestasi akademik tapi juga olahraga sehingga dapat menjadi generasi penerus bangsa yang adaptif dan inovatif, sejalan dengan misi Polytron.

“Selaras dengan visi dan misi kami yang ingin menjadi perusahaan penuh inovasi dan senantiasa beradaptasi terhadap perkembangan zaman, kami setia mendukung Campus League sebagai wadah bagi para student-athlete untuk tidak hanya berprestasi tapai juga berkreasi menunjukkan kemampuannya sehingga menjadi generasi yang lebih baik di masa mendatang,” tutur Tekno.

Sementara itu,Pelatih Tim Putra Institut Perbanas, Zulfahrizal sangat bangga dengan daya juang timnya selama Campus League. Pasalnya,  Perbanas terus berproses sehingga akhirnya menjadi juara.

"Peringkat ketiga di regional mampu keluar sebagai juara, saya tidak bisa berkata-kata dan hanya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena kami bisa menjadi juara,” kata Zulfahrizal.

“Kemenangan akhirnya berhasil kami raih setelah memaksa lawan memainkan babak overtime. Di saat itulah kami bisa menunjukkan 'Perbanas mentality', mentalitas juara, dan sang raksasa sudah terbangun dari tidur panjangnya," tandasnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement