Penutupan pendaftaran peserta dijadwalkan pada Juli 2026. Setelah itu panitia akan melakukan registrasi ulang peserta serta menerima kedatangan Technical Delegate, Competition Supervisory Board, dan para wasit Internasional. Program penyegaran wasit internasional dan technical meeting juga telah masuk dalam agenda resmi sebelum pertandingan dimulai.

Bagi Indonesia, kejuaraan ini memiliki arti yang lebih luas daripada sekadar perebutan medali. Event internasional semacam ini menjadi kesempatan emas bagi atlet-atlet nasional untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan terbaik Asia tanpa harus keluar negeri.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kegiatan taekwondo di Asia Tenggara. Keberhasilan menggelar kejuaraan internasional secara konsisten akan memberikan dampak berantai bagi pembinaan olahraga.
Atlet mendapatkan jam terbang. Lalu, wasit memperoleh pengalaman internasional, sementara penyelenggara nasional semakin terasah dalam mengelola event berskala besar.
Perhatian kini tertuju pada bagaimana Indonesia memanfaatkan momentum tersebut. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, ini bukan hanya akan menjadi ajang perebutan podium, melainkan juga menjadi etalase kemampuan Indonesia dalam menyambut dunia taekwondo Asia di Jakarta.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.