HUBUNGAN emosional antara Marc Marquez dan mantan kepala mekaniknya, Santi Hernandez, memang telah menjadi legenda di paddock MotoGP. Namun, bagi para penggemar yang mengharapkan keduanya kembali bersatu di bawah bendera Honda HRC Castrol, kabar terbaru mungkin akan terasa pahit.
Santi Hernandez secara terbuka menyatakan keraguannya Marquez akan bekerja sama kembali di HRC.
Sebagai informasi, keduanya memulai perjalanan sejak di Moto2 dan berlanjut ke kelas utama pada 2013. Selama periode emas tersebut, mereka berhasil mengamankan enam gelar juara dunia MotoGP dalam tujuh tahun.
Namun, saat Marquez memutuskan hijrah ke Gresini Ducati pada 2024, Hernandez tetap setia di Honda, menandai berakhirnya kerja sama teknis yang telah berlangsung selama belasan tahun.
Dalam wawancara terbaru dengan Mundo Deportivo, Hernandez mengenang betapa kuatnya ikatan yang mereka bangun. Baginya, hubungan mereka lebih dari sekadar pembalap dan kru teknis, mereka tumbuh bersama dari titik nol hingga mencapai puncak dunia.
“Kami membangun tim yang sangat hebat, mulai dari awal. Kami banyak tertawa; dia adalah bagian dari kami. Saya melihat Marc tumbuh dewasa,” kenang Hernandez, dikutip dari Crash, Selasa (5/5/2026).
Meskipun kini berada di garasi yang berbeda, Hernandez menegaskan hubungan personal mereka tidak akan luntur oleh rivalitas atau kontrak profesional. Ia memandang persahabatan mereka sebagai warisan paling berharga dari tahun-tahun kejayaan mereka di Honda.
“Saya membawa persahabatan dengannya, yang bagi saya adalah hal terpenting. Akan tiba harinya dia pensiun, akan tiba harinya saya pensiun, dan persahabatan itu akan tetap ada,” tambahnya.
Meskipun sering muncul spekulasi mengenai kepulangan sang Alien ke Honda, Hernandez merasa hal itu sulit terwujud. Terlebih melihat performa Marquez yang kini sudah mulai kompetitif kembali bersama Ducati, meskipun musim 2026 ini perjalanannya sedikit terhambat oleh cedera bahu serius yang dialami di MotoGP Mandalika 2025 Oktober lalu.
“Saya rasa tidak (akan kembali ke Honda). Dia di Ducati, dia bahagia, dia telah menemukan senyumnya lagi,” sambung Hernandez.
Di tengah pembicaraan mengenai kontrak baru Marquez dengan tim pabrikan Ducati untuk 2027, Hernandez juga memberikan pandangannya soal masa depan karier pembalap asal Spanyol tersebut. Mengingat faktor fisik dan cedera yang terus menghantui dalam beberapa tahun terakhir, Hernandez memprediksi Marquez tidak akan membalap dalam durasi yang sangat lama seperti Valentino Rossi.
“Saya tidak melihat Marc membalap sampai dia berusia 40 tahun,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.