Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Pebulu Tangkis Lee Yong-dae, Rahasia di Balik Kekuatan sang Maestro Korea yang Idolai Legenda Indonesia

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2026 |02:01 WIB
Kisah Pebulu Tangkis Lee Yong-dae, Rahasia di Balik Kekuatan sang Maestro Korea yang Idolai Legenda Indonesia
Legenda hidup bulu tangkis Korea Selatan, Lee Yong Dae. (Foto: Instagram/leeyd88)
A
A
A

SIAPA yang tidak mengenal Lee Yong-dae? Bagi para pencinta bulu tangkis, nama ini adalah jaminan pertahanan rapat dan permainan net yang mematikan.

Namun, di balik koleksi puluhan gelarnya, sang legenda Korea Selatan ini ternyata menyimpan rahasia besar. Ternyata gaya mainnya merupakan cerminan dari legenda ganda putra Indonesia, Tony Gunawan.

1. Rekor Fantastis 43 Gelar

Lee Yong-dae bukan sekadar pemain biasa. Ia adalah fenomena di sektor ganda putra dan ganda campuran.

Sepanjang kariernya yang gemilang, Lee berhasil mengoleksi 43 gelar BWF Super Series. Prestasi ini mencakup kemenangan di turnamen bergengsi seperti Indonesia Open, All England, hingga China Masters.

Puncak prestasinya tercatat dengan tinta emas saat ia menyabet medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan emas Asian Games 2014. Fleksibilitasnya di lapangan terbukti nyata, ia mampu memuncaki peringkat 1 dunia dengan empat pasangan berbeda, yakni ganda putra bersama Jung Jae-sung, Ko Sung-hyun, dan Yoo Yeon-seong. Lalu di nomor ganda campuran Bersama Lee Hyo-jung.

Lee Yong-dae
Lee Yong-dae

2. Terinspirasi Tony Gunawan

Meskipun terlihat sempurna di lapangan, Lee Yong-dae mengaku memiliki keterbatasan fisik, terutama pada kekuatan smash. Alih-alih menyerah, ia justru meniru cara Tony Gunawan, sang peraih emas Olimpiade Sydney 2000, dalam menutupi kekurangan tersebut.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement