Pengakuan ini memicu kemarahan pemerintah China yang menganggapnya telah mencoreng citra bangsa dan melawan otoritas politik. Akibatnya, Ye tidak hanya dicap pengkhianat, tetapi namanya juga dihapus dari buku sejarah olahraga China.
Tekanan berat memaksa Ye Zhaoying meninggalkan tanah airnya dan mengasingkan diri ke Spanyol bersama suaminya, Hao Haidong, yang merupakan legenda sepak bola China. Kehidupan mereka berubah drastis; teman-teman lama di tim nasional memutus komunikasi dan menghapus kontak mereka di media sosial karena takut terseret masalah. Sang suami pun ikut masuk dalam daftar hitam pemerintah setempat.
"Pemerintah China menyebut kami pengkhianat, padahal kami tidak pernah mengatakan hal negatif tentang rakyat China. Kami hanya bersuara menentang rezim," tegas Hao Haidong.
Kini, meski namanya berusaha dihapus dari arsip resmi negaranya, dunia tetap mengenang Ye Zhaoying sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik yang pernah ada.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.