KISAH unik tunggal putra Sony Dwi Kuncoro menarik untuk diulas. Sebab, ia menikah dengan manajer dan juga pelatih pribadinya!
Pencinta bulu tangkis Tanah Air pasti tidak asing dengan nama Sony Dwi Kuncoro. Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 7 Juli 1984 itu punya sejumlah prestasi membanggakan sepanjang kariernya.

Sony total punya lima medali emas SEA Games, tiga kali juara Asia, serta lima kali jadi kampiun BWF Superseries termasuk Indonesia Open 2008. Selain itu, ia juga meraih medali perunggu di Olimpiade Athena 2004.
Bisa dibilang, Sony cukup tidak beruntung besar di era persaingan tunggal putra dunia yang begitu ketat. Pun begitu, ia pernah mengalahkan nama-nama besar seperti Taufik Hidayat di final Kejuaraan Asia 2002 dan 2003 serta Lee Chong Wei di final Japan Open 2008.
Akan tetapi, The Big 4 yang berisi Lin Dan, Taufik, Chong Wei, dan Peter Gade, memang terlalu tangguh. Nama Sony nyaris tenggelam di dekade 2000-an meski prestasinya juga tidak jelek-jelek amat.
Setelah cukup lama malang melintang di dunia bulu tangkis, Sony memutuskan gantung raket pada 2019. Ia juga sempat menjalani karier sebagai pemain independen usai keluar dari Pelatnas PBSI pada 2014.