BURIRAM – Fabio Quartararo sedikit merasa kasihan melihat Toprak Razgatlioglu usai Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, akhir pekan lalu. Sebab, pembalap tim Pramac Racing Yamaha itu biasa jadi jagoan di ajang World Superbike.
Razgatlioglu akan melakoni debutnya di MotoGP setelah lama berkarier di World Superbike. Memasuki dunia baru, tentu tidak mudah buat pembalap berpaspor Turki itu, termasuk soal motor.

Di Superbike, pembalap menggunakan motor berbasis produksi jalan raya atau produksi massal serta memiliki pemasok ban Pirelli. Sementara, di MotoGP, motor yang digunakan adalah prototipe alias dibangun oleh tim serta memakai ban produksi Michelin.
Adaptasi Razgatlioglu sejauh ini berlangsung kurang baik. Sang juara dunia Superbike tiga kali hanya mengakhiri tes di Thailand pada posisi 20 dengan catatan 1 menit 30,772 detik atau terpaut hingga 2,104 detik dari Marco Bezzecchi!
Hal itu membuat Quartararo jadi bersimpati. Ia mengaku sempat melihat raut kecewa di wajah Razgatlioglu saat menjalani tes pramusim akhir pekan lalu.
“Saya sengaja mencarinya karena tahu ini pasti berat dari sisi mental. Di Superbike, dia selalu ada di tiga besar, dan di sini, wajahnya terlihat kecewa,” kata Quartararo, mengutip dari Motosan, Rabu (25/2/2026).