Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Sabina Altynbekova, Pevoli Muslim Supercantik yang Tak Sangka Mimpi Main di Indonesia Bisa Tercapai

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 10 Februari 2026 |04:01 WIB
Kisah Sabina Altynbekova, Pevoli Muslim Supercantik yang Tak Sangka Mimpi Main di Indonesia Bisa Tercapai
Pevoli asal Kazakhstan, Sabina Altynbekova. (Foto: Instagram/altynbekova_20)
A
A
A

KISAH Sabina Altynbekova, pevoli muslim supercantik yang tak sangka mimpi main di Indonesia akhirnya tercapai menarik untuk dibahas. Atlet asal Kazakhstan yang sering dijuluki Barbie Voli ini bukan sekadar ikon kecantikan dengan paras bak karakter anime, tetapi juga seorang Muslimah taat yang memiliki dedikasi tinggi pada kariernya.

Setelah bertahun-tahun menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar olahraga Tanah Air, Sabina akhirnya berhasil mengukir sejarah pribadi dengan merumput di liga voli kasta tertinggi Indonesia, Proliga, pada musim 2025.

1.  Mimpi yang Akhirnya Terwujud

Bagi Sabina, bermain di Indonesia bukanlah sekadar urusan kontrak profesional, melainkan sebuah janji yang terbayar lunas. Kedekatannya dengan Indonesia bermula sejak tahun 2014, saat ia tampil memukau di Asian Junior Women’s Volleyball Championship di Taiwan.

Sejak saat itu, kolom komentar media sosial Sabina tak pernah sepi dari undangan para penggemar Indonesia yang merindukan kehadirannya di lapangan lokal. Sempat menolak tawaran dari Indonesia saat masih membela klub Al Wasl di Uni Emirat Arab (UEA) demi target timnya kala itu, Sabina akhirnya melabuhkan pilihan pada Yogya Falcons untuk musim 2025.

Sabina Altynbekova bermain di Yogya Falcons (Foto: Instagram/@altynbekova_20)
Sabina Altynbekova bermain di Yogya Falcons (Foto: Instagram/@altynbekova_20)

"Setelah Asian Junior Women's Volleyball Championship 2014 di Taiwan, saya mendapatkan banyak sekali followers dari Indonesia. Mereka sering bilang kalau ingin melihat saya bermain voli di Indonesia. Sekarang akhirnya bisa terjadi," ungkap Sabina usai resmi gabung Yogya Falcons di Proliga 2025.

Meskipun perjalanan Yogya Falcons harus terhenti sebelum mencapai babak final four, Sabina mengaku tetap bangga. Baginya, bisa bersaing di atmosfer Proliga adalah sebuah pencapaian yang mengharukan, mengingat status timnya yang merupakan debutan.

 

2. Babak Baru

Setelah masa baktinya di Indonesia usai, spekulasi mengenai masa depan sang pevoli muslim supercantik ini akhirnya terjawab. Pada September 2025, Sabina mengumumkan ia tidak akan melanjutkan kariernya di Indonesia untuk Proliga 2026. Ia memilih untuk kembali ke negaranya dan memperkuat klub Astana.

Keputusan ini diambil Sabina karena ketertarikannya bekerja di bawah arahan pelatih lokal, Meirbek Musabekovich. Sabina memuji sang pelatih sebagai sosok profesional yang punya penguasaan diri dan kehormatan tinggi, bahkan ia nilai lebih unggul dibandingkan beberapa pelatih asing yang pernah ia temui.

Sabina Altynbekova resmi gabung Astana di musim 2025-2026. (Foto: Instagram/altynbekova_20)
Sabina Altynbekova resmi gabung Astana di musim 2025-2026. (Foto: Instagram/altynbekova_20)

Meskipun kini Sabina telah berseragam Astana, jejak Sabina di Indonesia tetap membekas. Ia menutup lembaran Proliga 2025 dengan pesan yang menyentuh hati bagi seluruh staf dan rekan setimnya.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya bisa bekerja sama dengan kalian semua. Kami semua hebat, ini adalah debut kami di Liga Pro dan pada akhirnya kami mencapai apa yang kami inginkan,” tutup Sabina.

(Rivan Nasri Rachman)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement