Ambisi untuk menjadi tak terkalahkan ini tentu menemui jalan terjal. An Se-young menyadari bahwa saat ini seluruh pemain di dunia sedang mempelajari rekaman pertandingannya untuk mencari titik lemah. Baginya, setiap turnamen kini terasa jauh lebih berat karena faktor kelelahan fisik dan jadwal turnamen yang padat.
"Masih butuh sedikit waktu lagi untuk pulih sepenuhnya. Namun jadwal sudah ditetapkan—sebagai pemain, kami harus mengikutinya dan bersiap secara profesional," sambung An Se-young.
Kini, An Se Young tengah mengejar gelar Malaysia Open ketiganya secara beruntun, sebuah pencapaian langka yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh nama-nama besar seperti Susi Susanti, Zhang Ning, dan Tai Tzu Ying.
Di babak selanjutnya, An Se Young akan ditantang oleh spesialis pertahanan asal Jepang, Nozomi Okuhara, yang dipastikan akan kembali menguji kesabaran dan fisik sang ratu bulu tangkis dunia.
(Rivan Nasri Rachman)