“Saat itu hujan deras, jadi basah sekali. Jika hujan terus seperti itu, saya rasa saya akan memenangkan balapan. Tetapi hujan hampir berhenti dari satu lap ke lap berikutnya. Segera setelah saya meninggalkan kotak saya menyadari hal ini,” sambung pria berusia 26 tahun itu.
“Tetapi saya ingin menunggu sedikit lebih lama untuk melihat apakah hujan akan turun lebih deras lagi. Namun kemudian saya menyadari akan lebih baik jika saya mengganti motornya lagi. Setidaknya aku mendapat satu poin lagi,” tambah Martin.

Pria kelahiran Madrid itu mengatakan sudah mengambil pelajaran berharga dari balapan kali ini. Untuk balapan selanjutnya, ia akan menunggu strategi pesaing terdekatnya di klasemen sebelum membuat keputusan.
“Saya mungkin lebih memikirkan balapan daripada persaingan gelar dan saya merasa harus berhenti (masuk pitstop) untuk memenangkan balapan, jadi saya melaju ke pit. Lain kali saya akan menunggu di belakang Pecco (Francesco Bagnaia), lihat apa yang dia lakukan dan lakukan hal yang sama,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.