"Jadi pola itu saya ingatkan 'ingat latihan seperti ini', dia ulang memorinya langsung berubah pola mainnya," lanjutnya.
Herli pun menilai bahwa apa yang dicapai Gregoria di laga tersebut bukan semata-mata karena dirinya. Tetapi, juga performa sang anak asuh yang tampil berani dalam membuat atau mengubah keputusan.

"Tentunya semuanya tergantung ke Jorjinya. Ternyata dalam keadaan poin kritis dia berani mutusin mengubah pola. Jadi yang hebat Jorjinya. Jorjinya yang hebat," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.