KISAH Fabio Quartararo yang terbukti setia pada Yamaha hingga tolak mentah-mentah tawaran tim pabrikan lain, menarik untuk diulas. Sebab, ia mau balas budi.
Quartararo merupakan juara dunia MotoGP 2021. Ia adalah pembalap tim pabrikan Yamaha pertama yang sukses menjadi kampiun setelah terakhir kali Jorge Lorenzo pada 2015.

Kemampuan Quartararo untuk membalap di lintasan tak perlu diragukan lagi. Sayangnya, dalam beberapa musim terakhir, El Diablo jarang meraih kemenangan bahkan naik podium.
Hal tersebut diakibatkan performa motor Yamaha YZR-M1 yang terus menurun. Situasi itu bahkan sempat membuat Quartararo marah besar pada pertengahan MotoGP 2023 hingga awal 2024.
Kebetulan, kontrak pria asal Prancis itu akan habis di penghujung musim ini. Godaan dari pabrikan lain pun muncul, mengingat Quartararo adalah salah satu juara dunia MotoGP di grid selain Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.
Akan tetapi, Quartararo lantas memutuskan memperpanjang kontraknya pada April 2024 untuk dua musim ke depan atau tepatnya MotoGP 2025 dan 2026. Anggapan miring muncul. Ia dianggap hanya mementingkan uang karena memang gajinya naik signifikan.