“Saya sangat menikmati ini, saya menikmati balapan. Saya tidak menikmati sisi pengujiannya, saya melakukannya karena saya menikmati pekerjaan karena saya bekerja untuk mencapai tujuan,” ujar Miller.
“Hanya berputar-putar dengan motor tidak membuat saya bersemangat. Turun dan bersaing dengan 22 motor lain adalah tujuan saya di sini. Siapa yang tahu masa depannya, tapi yang ingin saya lakukan hanyalah balapan,” imbuh ayah satu orang putri itu.

Sementara, saat ini masih ada beberapa tim yang kursinya masih kosong. Gresini Racing, LCR Honda, Monster Energy Yamaha, dan Repsol Honda, masih menyisakan satu kursi. Kemudian ada juga Pramac Yamaha, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, dan Trackhouse Racing MotoGP Team yang masih kosong dua kursi.
Tentu masih ada peluang bagi Miller untuk bisa merebutkan kursi di masing-masing tim tersebut. Namun, ia juga harus bekerja lebih ekstra. Pasalnya, persaingannya cukup ketat karena ada sejumlah rider yang menganggur dan talenta muda dari Moto2 yang ikut meramaikan perburuan kursi MotoGP.
(Wikanto Arungbudoyo)