Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tepergok Ngobrol dengan Ayah Max Verstappen, Bos Mercedes Toto Wolff: Semuanya Mungkin

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 04 Maret 2024 |03:03 WIB
Tepergok <i>Ngobrol</i> dengan Ayah Max Verstappen, Bos Mercedes Toto Wolff: Semuanya Mungkin
Toto Wolff tak mau bicara banyak soal rumor Max Verstappen (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)
A
A
A

SAKHIR - Kepala Tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, tepergok berbincang dengan ayah Max Verstappen, Jos Verstappen, di paddock Sirkuit Internasional Sakhir, Bahrain, di sela-sela F1 GP Bahrain 2024. Hal itu memunculkan rumor soal masa depan sang pembalap.

Mercedes akan ditinggalkan Lewis Hamilton pada akhir F1 2024. Pembalap asal Inggris itu memilih menyeberang ke Scuderia Ferrari pada F1 2025 sehingga satu kursi The Silver Arrow akan kosong musim depan.

Max Verstappen dan Jos

Wolff saat ini tengah pusing mencari pembalap untuk menggantikan Hamilton sekaligus menjadi tandem George Russell. Di tengah situasi itu, muncul kabar pria asal Austria tersebut berbincang empat mata dengan Verstappen!

Adanya pertemuan empat mata secara informal itu dibenarkan oleh Wolff. Namun, ia tidak mau membahas soal itu lebih lanjut meski kemudian segalanya mungkin-mungkin saja.

"Saya telah mengenal Jos selama 25 tahun. Dengan segala naik-turunnya, saya mengucapkan selamat untuk semua pencapaian putranya. Max berada di galaksinya sendiri," papar Wolff, mengutip dari Crash, Senin (4/3/2024).

"Segalanya mungkin," imbuhnya singkat, ketika ditanya soal kemungkinan Verstappen bergabung.

Max Verstappen sendiri masih punya kontrak di Red Bull Racing hingga F1 2028. Namun, situasi dan komentar sang ayah di media mengenai Kepala Tim Christian Horner, bisa jadi membuat situasi rumit.

"Ada ketegangan di sini selama dia (Honer) masih di posisi itu. Tim ini dalam bahaya menuju hancur lebur," klaim Verstappen, sebagaimana dimuat The Guardian.

Max Verstappen melaju pada F1 GP Bahrain 2024 (Foto: Reuters/Hamad I Mohammed)

"Tentu tidak bisa terus seperti ini. Semua akan meledak. Dia merasa seperti korban padahal pelakunya," tukas pria asal Belanda itu.

Patut dinanti siapa pembalap yang akan mengisi kursi kosong Hamilton pada musim depan di Mercedes. Sebab, segalanya memang mungkin terjadi di F1.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement