“Anda harus berada dalam posisi untuk memperjuangkan kemenangan di setiap balapan, baik di sprint maupun di Grand Prix. Jika tidak maka hal itu tidak akan berhasil,” tambahnya.
Jorge Martin berbicara seperti itu bukannya tanpa alasan. Sebab, pada MotoGP 2023 lalu dia harus puas menjadi runner up setelah kalah dalam persaingan sengit kontra Pecco di akhir musim karena rider asal Spanyol itu banyak melakukan kesalahan hingga mengalami kecelakaan.
Oleh karena itu, pembalap kelahiran Madrid tersebut bertekad untuk meminimalisir kesalahannya di MotoGP 2024 agar mampu menjadi juara. Jika tidak, maka kegagalan bakal menghampirinya lagi.
“Musim lalu saya mengalami terlalu banyak masalah, namun saya tampil cepat setiap akhir pekan. Itu bagus untuk kepercayaan diri Anda. Tujuan saya adalah mengurangi kesalahan dan, jika ragu, saya akan berada di posisi kedua, ketiga, bahkan mungkin kelima,” pungkas rider berusia 26 tahun itu.
(Admiraldy Eka Saputra)