Berbeda dengan kebanyakan pembalap lain yang hanya fokus untuk memenangkan setiap balapan tanpa memikirkan pendidikan, Abraham selalu menyempatkan waktunya untuk menempuh kuliah hukum. Bahkan, ia juga melanjutkan pendidikannya ke jenjang magister.
“Saya sebenarnya baru saja menyelesaikan Universitas beberapa minggu yang lalu dan sekarang memiliki gelar sarjana hukum dan saya berharap untuk melanjutkan studi hukum saya di sekolah lain,” kata Karel Abraham pada 2014 dikutip dari Crash, Selasa (6/2/2024).

“Saya sangat tertarik dengan perangkat keras dan senjata militer dan kami memiliki universitas pertahanan di sini yang biasanya hanya diperuntukkan bagi tentara tetapi mereka juga menerima beberapa warga sipil dan saya berharap untuk mempelajari senjata dan amunisi di sana sekarang jika saya bisa masuk. Mungkin gelar tersebut dapat berguna di masa depan,” sambung pria asal Republik Ceko itu.
Setelah berjuang untuk berprestasi di MotoGP sembari menyelesaikan pendidikan,Abraham memutuskan pensiun dari balapan pada 2019. Terlebih, timnya saat itu, Ducati tak ingin melanjutkan kerjasama dan ingin merekrut Johann Zarco untuk menggantikannya.
Itu tadi satu-satunya sosok pembalap MotoGP yang bergelar sarjana hukum. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.
(Wikanto Arungbudoyo)