DULU bingung dengan suara sholawat tarhim di masjid sekitaran Sirkuit Mandalika, kini pembalap asal Spanyol, Marcos Ramirez, heran dengan kekacauan di India. Rider 25 tahun yang membela Forward Team itu sendiri akan segera bersaing di ajang Moto2 India 2023.
Rangkaian balapan Moto2 India 2023 bakal berlangsung di Sirkuit Internasional Buddh, India, pada pekan ini selama tiga hari yang beriringan dengan MotoGP India 2023. Lebih tepatnya dimulai dari Jumat hingga Minggu, 22-24 September 2023 mendatang.

Para pembalap Moto2 India 2023 pun sudah tiba di India termasuk Marcos Ramirez. Namun rupanya, rider asal Spanyol tersebut dibuat heran dengan situasi dan kondisi di India yang dinilai terjadi kekacauan di sekitar Sirkuit Internasional Buddh.
"SELAMAT DATANG DI KEKACAUAN! Menantikan untuk melihat sirkuit (Internasional Buddh) akhir pekan ini!," tulis Marcos Ramirez di stories Instagram-nya, @24marcosramirez, dikutip Kamis (21/9/2023).
Sebelumnya, memang ada sejumlah masalah jelang Moto2, Moto3, dan MotoGP India 2023. Mulai dari masalah visa yang membuat perjalanan para pembalap dan sejumlah anggota timnya mengalami kesulitan.
Sirkuit Internasional Buddh juga belum mendapatkan homologasi. Kemudian, mahal dari sisi akomodasi yang mana dalam mengurus visa, satu orang akan dikenakan biaya 120 euro atau setara dengan Rp1,9 juta hingga jasa travel atau antar-jemput dengan skuter mencapai 150 euro selama tiga hari.
Masalah berikutnya, kargo motor balap diangkut dengan truk trailer atau truk terbuka yang biasa digunakan mengangkut container. Hingga kondisi tikungan 2 dan 3 Sirkuit Internasional Buddh sempat menjadi polemik di mata pembalap 2023.