KISAH Lewis Hamilton yang terpaksa diet ekstrem gara-gara makan berlebihan selama jeda libur F1 akan diulas dalam artikel ini. Pembalap F1 dari tim Mercedes-AMG Petronas itu mengaku tak memperhatikan berat badannya saat liburan satu bulan itu.
Sekadar informasi, Hamilton menghabiskan waktu liburnya di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), bersama keluarga. Jeda liburan tersebut berjalan di antara F1 GP Belgia dan Belanda 2023.

Semasa liburan itu, Hamilton juga melancong ke berbagai daerah mulai dari Namibia, Tanzania, Rwanda, hingga Kenya di Afrika. Dia pun menikmati liburan tersebut dengan maksimal.
Alhasil, berat badannya pun naik hingga 77 kilogram (kg). Padahal, berat badan yang dibutuhkan untuk balapan adalah sekira 73,74 kg.
"Saya makan begitu banyak. Berat badan saya harus sekira 73,74 kilogram dan berat badan saya hampir 77 kilogram pada Sabtu, saya berpikir, 'Ya Tuhan!’ jadi saya harus melakukan diet ekstrem beberapa hari terakhir ini,” ungkap Hamilton, dipetik dari Crash.
Porsi makanannya pun langsung dia atur kembali. Menu-menu nabati seperti falafel, buah segar, bit, lentil, dan semacamnya, pun tersaji dalam piring makannya.

Hamilton sejatinya merupakan pembalap F1 yang sangat peka dengan porsi makannya. Dia bahkan diketahui sudah menjadi vegetarian sejak 2017.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.