Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Evaluasi Pelatih Tunggal Putra untuk Jonatan Christie Usai Australia Open 2023

Andhika Khoirul Huda , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2023 |12:33 WIB
Evaluasi Pelatih Tunggal Putra untuk Jonatan Christie Usai Australia Open 2023
Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie (Foto: PBSI)
A
A
A

JAKARTA – Pelatih tunggal putra Indonesia, Irwansyah, memberikan evaluasi untuk para pemainnya usai gelaran Australia Open 2023. Salah satunya Jonatan Christie yang dinilainya harus fokus pada strategi permainan sendiri di lapangan.

Jojo -sapaan Jonatan- gagal menampilkan performa impresifnya dalam gelaran Australia Open 2023. Dia terhenti di babak 16 besar setelah tumbang di tangan wakil Malaysia, Ng Tze Yong, dengan skor 20-22 dan 15-21.

Jonatan Christie

Hasil tersebut jelas mengecewakan karena pada pekan sebelumnya pemain ranking lima dunia itu mampu menjadi runner up Japan Open 2023. Dia hanya kalah di final dari pemain nomor satu dunia saat ini asal Denmark, Viktor Axelsen.

Irwansyah pun menilai penurunan performa Jonatan disebabkan kebiasaannya mengubah strategi ketika berada di atas angin. Alhasil, lawannya bisa memberikan perlawanan dan balik menekannya hingga terkadang sukses mengalahkannya. Oleh karena itu, sang pelatih menuntut pemain berusia 25 tahun itu untuk lebih konsisten dalam mengukuhkan strategi permainannya.

“Untuk Jojo, yang harus ditingkatkan adalah bagaimana mengukuhkan strategi permainan. Sering, ketika lagi main enak, Jojo malah mengubah strategi,” kata Irwansyah dikutip dari rilis PBSI, Senin (7/8/2023).

“Makanya, yang harus dibenahi adalah bagaimana menguatkan cara mempertahankan strategi yang menguntungkan. Itu yang harus dipertahankan agar Jojo bisa memetik kemenangan,” tambahnya.

“Selain itu, bagaimana agar ketika lagi dalam posisi menguntungkan, Jojo tidak mau terpancing lawan untuk mengubah strateginya sendiri,” tuturnya.

Ya, pada pertandingan melawan Ng Tze Yong, Jonatan sebenarnya sempat berpeluang besar untuk menang. Dia sudah memimpin 17-11 di gim pertama, tetapi dia lengah dan akhirnya kalah 20-22.

Hal yang sama juga sempat terjadi dalam pertandingan babak 32 besar Australia Open 2023 kontra bintang Jepang, Kento Momota. Pada gim pertama, juara Indonesia Masters 2023 itu sudah unggul 19-13 namun tiba-tiba kehilangan fokus hingga Momota bisa merebut kemenangan dengan skor 23-21.

 BACA JUGA:

Beruntun hal tersebut tak terjadi pada dua gim berikutnya. Jonatan tampil apik dan sukses mengalahkan Momota dengan skor 21-14 dan 21-12. Jadi, evaluasi yang diberikan oleh Irwansyah bisa dibilang sangat akurat. Pemain jebolan PB Tangkas itu harus bisa mengukuhkan strategi permainannya agar bisa konsisten menekan lawan dari awal hingga akhir pertandingan.

(Admiraldy Eka Saputra)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement