Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berat Tinggalkan MotoGP, Remy Gardner Akui Masih Dendam dengan KTM

Andhika Khoirul Huda , Jurnalis-Sabtu, 17 Desember 2022 |17:27 WIB
Berat Tinggalkan MotoGP, Remy Gardner Akui Masih Dendam dengan KTM
Remy Gardner akui masih berat meninggalkan MotoGP (Foto: Reuters)
A
A
A

EKS pembalap KTM Tech3, Remy Gardner mengatakan masih berat meninggalkan MotoGP. Selain itu, pembalap asal Australia itu mengaku masih menyimpan dendam dengan mantan timnya, setelah kontraknya tak diperpanjang di MotoGP 2023.

Seperti diketahui, Remy Gardner merupakan juara Moto2 2021, yang dipromosikan ke MotoGP 2022 bersama tim satelit KTM. Namun, debutnya di balapan terelite di dunia itu tak berjalan mulus.

Remy Gardner

Ia tak mampu bersaing untuk sekadar memperebutkan poin di papan tengah. Dia hanya sering tercecer di barisan belakang hingga akhirnya cuma bisa mengoleksi 13 poin saja sepanjang musim dan berakhir di posisi 23 klasemen akhir MotoGP 2022.

Rider 24 tahun itu kemudian hijrah ke World Superbike (WSBK) mulai 2023 mendatang. Dia bakal berseragam Yamaha dengan Giantsanti Racing Team di kejuaraan balap motor komersil itu.

Akan tetapi, Remy Gardner mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sangat berat untuk meninggalkan MotoGP, karena impiannya sejak dulu adalah memiliki karier yang panjang di sana. Dia pun tak mengetahui apakah akan punya kesempatan lagi untuk kembali ke kompetisi tersebut.

"Berkarier di MotoGP adalah sesuatu yang ingin saya lanjutkan karena itu adalah mimpi besar yang telah saya kerjakan sepanjang hidup saya. Saya membuat begitu banyak pengorbanan untuk itu. Saya akan rindu berada di sini,” kata Remy Gardner dilansir dari Speedweek, Sabtu (17/12/2022).

"Saya merasa belum siap untuk pergi dari MotoGP, saya pikir saya bisa melakukan sesuatu di sini. Saya tidak yakin, tapi mungkin saya akan sangat menyukai superbike sehingga saya tidak ingin kembali,” tambahnya.

Remy Gardner

Lebih lanjut, Remy Gardner menegaskan bahwa dirinya sebenarnya sangat berambisi untuk mentas di MotoGP lagi. Pasalnya, dia ingin membuktikan diri pada KTM bahwa dia bisa kompetitif di MotoGP.

“Saya tidak tahu, ada bagian dari diri saya yang mengatakan bahwa saya ingin kembali dan membuktikannya kepada mereka, jelas siapa yang saya maksud (KTM),” jelas putra dari mantan juara dunia 500 cc, Wayne Gardner, itu.

Kendati demikian, Remy Gardner sekarang mau fokus untuk membangun kariernya di WSBK. Dia pun optimis dengan paket motornya dia bisa bersaing dan tak akan tercecer di barisan belakang lagi seperti yang dialaminya sepanjang MotoGP 2022.

 “Paket yang kami miliki tahun depan seharusnya tidak terlalu buruk. Ini semakin menarik. Saya harap kami bisa berjuang untuk podium karena itulah yang saya inginkan. Saya tidak ingin menjadi yang terakhir lagi," pungkasnya.

(Hakiki Tertiari )

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement