Share

Hampir Putuskan Pensiun di Pertengahan MotoGP 2022, Marc Marquez Urungkan Niatnya Gara-Gara Hal Ini!

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 38 2714923 hampir-pensiun-dini-di-pertengahan-motogp-2022-marc-marquez-kenang-dukungan-penuh-dari-para-pembalap-9sMGqYsBH8.jpg Marc Marquez kenang dukungan dari para pembalap saat ia ingin pensiun dari MotoGP 2022 (Foto: MotoGP)

PEMBALAP Repsol Honda, Marc Marquez mengaku hampir putuskan pensiun dini di pertengahan MotoGP 2022. Akan tetapi, itu urung dilakukan sebab dukungan penuh dari pembalap MotoGP lainnya, yang notabene rivalnya sendiri.

Sekadar diketahui, keputusan itu diumumkan peraih delapan kali gelar juara dunia itu saat di MotoGP Italia 2022 akhir Mei lalu. Disebabkan, dia akan menjalani operasi keempat lengan tangan kanannya pasca cedera di MotoGP 2020 silam.

Marc Marquez

Marc Marquez memprediksi operasi besar ini membutuhkan waktu lama untuk pulih. Jadi, dia mengatakan bahwa balapan di Sirkuit Mugello itu menjadi yang terakhir tanpa batas waktu yang diketahui.

Pengumuman itu menyebabkan kemarahan di media-media besar. Banyak yang kecewa karena Marc Marquez terlihat putus asa sehingga mengakhiri karirnya yang penuh prestasi dengan cara yang menyedihkan.

Namun di saat bersama lawan-lawannya di lintasan justru kagum dengan keputusan berani pembalap berusia 29 tahun. Setelah balapan yang membuat Marc Marquez finis ke-10, mereka menghampirinya dan mengucapkan semoga sukses melalui ketidakpastian ini.

“Itu adalah fase yang sangat bagus dan emosional. Terutama karena Anda tidak tahu apa yang akan terjadi setelah operasi keempat. Tidak ada yang bisa memberi tahu Anda bagaimana dan kapan comeback Anda akan datang,” ucap Marquez dikutip laman Speedweek, Jumat (25/11/2022).

“Tapi itu sangat emosional karena Anda merasakan rasa hormat dari pembalap lain. Itu bagus untuk saya,” kata pembalap Spanyol itu.

Marc Marquez

“Kamu bisa saling membenci dan kamu bisa berjuang keras melawan pesaing, tapi kamu tidak pernah berharap lawanmu terluka. Cedera tidak hanya berarti kehidupan profesional berubah, tetapi juga kehidupan pribadi,” lanjutnya.

"Tentu saja Anda tidak menginginkan yang terbaik untuk beberapa lawan, tetapi Anda tidak pernah ingin mereka melukai diri sendiri. Ini sangat penting,” tandasnya.

“Sungguh mengejutkan bahwa beberapa pembalap datang kepada saya, tetapi saya mengharapkannya dari beberapa karena kami memiliki hubungan yang baik satu sama lain,” kata bintang MotoGP itu yang akhirnya merayakan comebacknya setelah 100 hari pasca operasi di MotoGP Aragon 2022

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini