Share

Dani Pedrosa hingga Jorge Lorenzo Memble saat Jadi Tandem Marc Marquez di MotoGP, Joan Mir Korban Selanjutnya?

Djanti Virantika, Jurnalis · Kamis 10 November 2022 07:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 38 2704501 dani-pedrosa-hingga-jorge-lorenzo-memble-saat-jadi-tandem-marc-marquez-di-motogp-joan-mir-korban-selanjutnya-qZrXASXh4r.jpg Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Dani Pedrosa kala balapan bersama di MotoGP. (Foto: Reuters)

MARC Marquez mendapat rekan setim baru di MotoGP 2023, yakni Joan Mir. Namun, apakah Joan Mir akan memiliki nasib sama dengan Dani Pedrosa hingga Jorge Lorenzo yang memble saat jadi tandem Marc Marquez di MotoGP?

Ya, Repsol Honda memutuskan merekrut Joan Mir untuk menjadi tandem Marc Marquez di MotoGP 2023. Joan Mir menggantikan Pol Espargaro yang hijrah ke tim satelit KTM untuk musim depan.

Joan Mir

Honda tentunya berharap banyak dari kehadiran Joan Mir di timnya. Sebab, dia diketahui sudah punya pengalaman menjadi juara dunia MotoGP pada 2020.

BACA JUGA: Marc Marquez Ikuti Jejak Valentino Rossi, Berhenti Juara MotoGP di Usia 30 Tahun?

Namun, bisa saja Joan Mir tampil di bawah ekspektasi Honda. Sebab, nasib tersebut dialami sejumlah pembalap yang menjadi rekan setim Marc Marquez dalam beberapa musim ke belakang. Di antaranya, ada Dani Pedrosa hingga Jorge Lorenzo.

Dani Pedrosa diketahui sudah menjadi tandem Marc Marquez sejak MotoGP 2013. Pada awalnya, Pedrosa yang sudah moncer di Repsol Honda, bisa melanjutkan kiprah manisnya itu hingga membawanya menempati posisi ketiga di klasemen akhir pembalap MotoGP 2013.

BACA JUGA: MotoGP 2023: Enea Bastianini ke Tim Pabrikan Ducati, Alex Marquez dan Fabio Di Giananntonio Mampu Lanjutkan Tren Positif?

Namun, tetap saja, Pedrosa kalah saing dengan Marc Marquez pada 2013. Sebab, The Baby Alien -julukan Marc Marquez- sukses meraih gelar juara kala itu.

Performa Pedrosa pun terlihat makin merosot pada musim-musim berikutnya. Pada 2018, di musim terakhir Pedrosa berkarier di MotoGP, dia bahkan tak bisa naik podium satu kali pun. Alhasil, Pedrosa hanya menempati posisi ke-11 di klasemen akhir pembalap.

Kondisi tersebut membuat Pedrosa akhirnya memutuskan pensiun di penghujung musim 2018. Dia kini banting setir menjadi test rider atau pembalap penguji KTM.

Follow Berita Okezone di Google News

Nasib yang sama seperti Pedrosa dialami Jorge Lorenzo. Berniat memperbaiki kariernya yang sempat menurun drastis kala di Ducati, Lorenzo justru babak belur bersama Honda.

Kesulitan beradaptasi hingga kecelakaan parah yang dialami di MotoGP Belanda 2022 membuat Lorenzo gagal total di Repsol Honda. Padahal, ada harapan besar yang digantungkan Honda kepada Lorenzo kala menjadi rekan setim Marc Marquez. Sebab, status Lorenzo juga yang merupakan juara dunia 3 kali MotoGP.

Marc Marquez dan Jorge Lorenzo

Namun tak disangka, keputusan Lorenzo pindah ke Honda untuk menjadi tandem Marc Marquez malah berujung pada langkahnya untuk pensiun. Dia resmi gantung helm pada akhir musim 2019.

Kondisi serupa sebenarnya juga dialami Pol Espargaro selama 2 musim menjadi tandem Marc Marquez di MotoGP. Dia gagal bersinar. Padahal sebelumnya, Pol Espargaro sukses memajukan KTM.

Akankah nasib serupa dialami Joan Mir yang menjadi tandem Marc Marquez musim depan? Kiprah Joan Mir sendiri di MotoGP sebenarnya kurang konsisten usai menjadi juara MotoGP pada 2020. Musim ini, dia bahkan tak naik podium satu kali pun.

Namun, kans Joan Mir bangkit di MotoGP 2023 tentunya tetap terbuka. Kini menarik, menantikan penampilan Joan Mir menjadi tandem Marc Marquez di Repsol Honda pada musim depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini