MINTA GSX-RR untuk kenang-kenangan jelang bubaran Suzuki Ecstar, Alex Rins malah disuruh bayar. Tim pabrikan Jepang itu akan melakoni balapan terakhirnya di MotoGP pada pekan depan.
Suzuki Ecstar telah mengumumkan pada tahun ini bahwa MotoGP 2022 akan menjadi musim terakhir mereka di kompetisi balap motor terelite dunia ini. Oleh karena itu, MotoGP Valencia 2022 pada Minggu 6 November 2022 akan menjadi momen perpisahan bagi mereka, termasuk kedua pembalapnya, Alex Rins dan Joan Mir.
Rins yang setia bersama Suzuki sejak promosi ke kelas utama pada 2017 lalu itu pun tak ingin kenangannya bersama timnya itu hilang begitu saja. Untuk itu, dia mau membawa pulang GSX-RR 22, yang membantunya menang di Phillip Island, sebagai kenang-kenangan.
Akan tetapi, ternyata Suzuki tak memberikan kuda besinya itu secara cuma-cuma. Rider asal Spanyol itu harus menebusnya dengan biaya.
"Saya minta sepeda motor musim ini pada Suzuki dan mendapat jawaban bahwa itu hanya mungkin didapatkan dengan biaya,” kata Rins dilansir dari Speedweek, Senin (31/10/2022).
Pembalap berusia 26 tahun itu sendiri mengaku sudah memiliki satu buah GSX-RR di kediamannya. Motor itu adalah yang ditungganginya kala mengamankan posisi ketiga di MotoGP 2020 lalu.
“Saya sendiri punya motor versi 2020 di rumah ketika saya mendapatkan tempat ketiga di klasemen akhir musim 2020,” jelas pembalap kelahiran Barcelona itu.
Kendati demikian, Rins tetap rela mengeluarkan biaya untuk mendapat kuda besi andalannya musim ini tersebut. Namun, dia tak bisa memboyongnya langsung ke rumahnya setelah balapan terakhir di Valencia nanti.

Alasannya karena Bos Suzuki, Shinichi Sahara, telah menolak permintaannya itu. Sebab, motornya harus dibawa ke Jepang lebih dulu.
“Bos tim Shinichi Sahara sudah mengabaikannya. Motor harus kembali ke Jepang dulu. apa pun alasannya," jelas pembalap yang tahun depan berseragam LCR Honda itu.
Lantas, berapa biaya yang harus dikeluarkan Rins untuk menebus GSX-RR 22-nya dari tangan Suzuki? Dia tak mau mengungkapkannya secara spesifik tetapi beginilah situasinya sekarang.
(Reinaldy Darius)