"Kami berharap ke depannya jika kembali bertemu mereka lagi, sudah tahu pola permainannya hingga arah bola akan diarahkan ke mana. Semoga next tournament kami bisa revans melawan mereka dan meraih kemenangan," jelasnya.
Sementara itu, Fikri menjelaskan pada game ketiga sempat tertekan karena lawan tampil percaya diri dan bisa bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu menjelaskan ke depannya bisa tampil lebih percaya diri dan bermain dengan sabar di poin-poin krusial.

"Pada game ketiga kami sedikit tertekan, mereka tampil percaya diri dan bisa bangkit sehingga susah dimatikan. Hal itu membuat kami sulit keluar dari tekanan," ucapnya.
"Mungkin ke depannya, di saat poin-poin kritis, kami harus lebih yakin lagi dan tidak bermain terburu-buru," jelasnya.
Dengan kalahnya Bagas/Fikri di perempatfinal French Open 2022, ganda putra Indonesia dipastikan habis di ajang itu. Sebab, mereka menjadi wakil terakhir ganda putra di perempatfinal.
(Djanti Virantika)