Jeka Saragih diprediksi tidak akan menang mudah di laga final nanti. Dia harus melawan Anshul Jubli (6-0) yang juga memiliki tren kemenangan yang baik.

Mantan guru matematika berusia 27 tahun itu menerima bye di babak pertama turnamen. Kemudian menghadapi Kim Kyeong-pyo dari Korea Selatan (11-4) pada hari yang sama.
Anshul Jubli memberikan pukulan bertubi-tubi di setiap sudut octagon kepada Kim Kyeong-pyo. Dia pun membuat lawannya terhuyung-huyung hingga menang dengan split decision 29-28, 28-29, 29- 28.
Anshul Jubli pun mengaku tidak diunggulkan dalam turnamen ini. Tapi dia akan membuktikan bahwa negaranya juga merupakan tanah para pejuang.
“Saya sangat tidak diunggulkan, tetapi namaste UFC – India ada di sini,” kata Anshul Jubli.
“Orang mengira orang India hanya insinyur atau dokter, tetapi saya di sini untuk membuktikan bahwa kita adalah pejuang,” tandasnya.
(Dimas Khaidar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.