Share

Beda dengan Marc Marquez hingga Joan Mir, Miguel Oliveira Masih Jagokan Fabio Quartararo Juara MotoGP 2022

Cikal Bintang, Jurnalis · Jum'at 21 Oktober 2022 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 21 38 2691994 beda-dengan-marc-marquez-hingga-joan-mir-miguel-oliveira-masih-jagokan-fabio-quartararo-juara-motogp-2022-ujMtsS2l5F.jpg Fabio Quartararo kala mentas di MotoGP. (Foto: MotoGP)

SEPANG – Pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira, beda pandangan dengan sebagian besar pembalap lain, seperti Marc Marquez hingga Joan Mir, soal juara MotoGP 2022. Dia masih menjagokan Fabio Quartararo (Yamaha Monster Energy) untuk menjadi juara MotoGP 2022.

Seperti diketahui, dua balapan tersisa di MotoGP 2022. Kini, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) memimpin klasemen dengan 233 poin, selisih 14 angka dari El Diablo -julukan Fabio Quartararo- yang berada di urutan kedua.

Fabio Quartararo

Bagnaia bisa mengunci gelar di MotoGP Malaysia 2022. Namun, ada syarat yang perlu dipenuhi, Bagnaia harus bisa meraih kemenangan dan Quartararo finis keempat atau lebih buruk.

BACA JUGA: Hasil Latihan Bebas 2 MotoGP Malaysia 2022: Kejutan Cal Crutchlow Jadi Tercepat, Marc Marquez Terlempar dari 10 Besar

Balapan MotoGP Malaysia 2022 sendiri akan digelar pada akhir pekan ini di Sirkuit Sepang, Malaysia. Tepatnya pada Minggu 23 Oktober 2022 pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: Legenda MotoGP Girang Marc Marquez yang Sebenarnya Telah Kembali

Banyak pembalap beranggapan Bagnaia bisa menyabet gelar di Sirkuit Sepang. Ada Alex Rins (Suzuki Ecstar), Pol Espargaro (Repsol Honda), Marc Marquez (Repsol Honda), dan Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang meyakini Pecco -sapaan akrab Bagnaia- menjadi juara MotoGP 2022.

Follow Berita Okezone di Google News

Kendati begitu, Oliveira mempunyai pandangan yang berbeda dari kebanyakan. Pembalap asal Portugal itu masih menjagokan Quartararo. Sebab menurutnya, El Diablo berhasil tampil impresif sejak awal musim.

“Saya tidak bisa mengatakan Pecco bisa mengunci gelar juara (di MotoGP Malaysia 2022). Tapi, taruhan dan peluangnya menguntungkannya. Fabio (Quartararo), di sisi lain, selalu kehilangan sesuatu dalam beberapa balapan terakhir,” kata Oliveira, dilansir dari Speedweek, Jumat (21/10/2022).

Francesco Bagnaia

“Tetapi, jika saya ditanya kepada siapa saya ingin beruntung, saya akan menyebut Fabio. Dia telah menunjukkan penampilan yang luar biasa tahun ini,” sambungnya.

“Anda bisa melihat dengan jelas di beberapa balapan bahwa dia tidak memiliki paket yang tepat. Itu sebabnya dia pantas mendapatkan gelar pembalap. Tapi apapun masih bisa terjadi,” jelas Oliveira.

Sekadar informasi, Oliveira pernah bersaing dengan Bagnaia dalam perebutan gelar di Moto2 2018. Namun, Bagnaia mampu mengunci gelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, dan mengakhiri musim dengan keunggulan sembilan poin dari Oliveira.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini