MARC Marquez menyindir MotoGP dengan sebutan Piala Ducati lantaran motor pabrikan asal Italia itu memiliki pembalap yang berada di jalur perebutan juara musim ini. Menurut Marc Marquez, Ducati seharusnya bisa mengambil keuntungan dari hal itu dengan menggunakan bantuan tim atau team order agar bisa menyabet gelar juara MotoGP 2022.
Seperti diketahui, tiga pembalap Ducati memiliki kans untuk menjadi juara MotoGP 2022. Ketiga pembalap itu adalah Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), Enea Bastianini (Ducati Gresini), serta Jack Miller (Ducati Lenovo).

Pasalnya dengan tiga seri terakhir yang tersisa, ketiga pembalap Ducati itu memiliki peluang untuk mengjar poin pemuncak klasemen sementara, Fabio Quartararo. Bintang Monster Energy Yamaha itu kini hanya unggul dua poin dari Pecco -sapaan Bagnaia- dan 20 poin dari Aleix Espargaro (Aprilia).
Lalu, Bastianini dan Miller berjarak 39 dan 40 angka darinya. Bahkan, rider Ducati lainnya, Johann Zarco (Pramac Ducati), juga bisa saja menyalipnya karena terpaut 68 poin di posisi enam klasemen.
Ketatnya persaingan di papan atas itu terjadi setelah El Diablo -julukan Quartararo- finis ke-17 dalam balapan terakhir di Thailand. Sementara Miller, Pecco dan Zarco, menempati posisi kedua, ketiga dan keempat, di belakang sang pemenang, Miguel Oliveira dari KTM Red Bull.
Podium ketiga yang didapat Pecco pun disebut hasil dari team order yang dilakukan Ducati karena Zarco tak mau menyalipnya meski melaju kencang di lap-lap akhir. Sebab, setelah balapan berakhir, manajemen senior Ducati pergi ke paddock Pramac yang kabarnya untuk berterima kasih kepada tim usai Zarco mau memberikan podium ketiga pada Pecco.
Marc Marquez yang melihat Zarco menyalipnya dengan kencang di lap-lap akhir di Buriram pun membenarkan kemungkinan bahwa Ducati memesan pembalap asal Prancis itu untuk tak melewati Pecco agar selisih poinnya dengan Quartararo semakin dekat. Menurutnya, hal itu sangat wajar dilakukan karena tim pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale itu sudah 15 tahun tak juara MotoGP.
“Benar (Ducati mungkin menggunakan team order). Zarco datang sangat, sangat cepat, dia menyalip saya dan kemudian tertinggal di belakang Pecco (di Thailand),” kata Marc Marquez dilansir dari Motorsport International, Rabu (12/10/2022).
“Itu normal bahwa Ducati menggunakan team order. Sebab, Ducati belum memenangkan kejuaraan dunia sejak 2007,” imbuhnya.
Bahkan, The Baby Alien -julukan Marc Marquez- menyebut kompetisi MotoGP sebagai Piala Ducati karena mereka punya delapan dari 24 pembalap yang ada di paddock. Rider berusia 29 tahun itu pun menilai Ducati harus bisa memanfaatkan keuntungan itu sebaik mungkin untuk bisa menyabet gelar juara musim ini.
"Ini adalah 'Piala Ducati'. Mereka di depan berkali-kali sehingga mereka harus mengambil keuntungan dari ini,” ujar juara MotoGP enam kali itu.
"Mereka memiliki motor terbaik di grid. Jadi, semua pembalap ada di depan, jadi mereka perlu menggunakan kekuatan itu untuk memenangkan kejuaraan dan saya yakin mereka akan menggunakannya jika apa yang dikatakan soal Zarco benar,” pungkasnya.
Perjuangan para pembalap Ducati untuk membantu para calon juara mereka untuk merengkuh takhta tertinggi di MotoGP 2022 akan berlanjut dalam GP Australia 2022. Balapan di Sirkuit Phillip Island itu dijadwalkan berlangsung pada Minggu (16/10/2022) pukul 10.00 WIB.
(Dimas Khaidar)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.