Senada dengan Vinales, Alex Marquez mengakui tidak bisa melihat dengan jelas karena penglihatan buruk. Hal ini dinilai sangat berbahaya karena jika ada insiden di depannya, dia yakin tidak akan melihatnya.
"Saya memulai balapan di posisi ke-20 dan pada enam lap pertama sebuah insiden dapat terjadi dengan mudah karena tidak ada yang terlihat. Jika sesuatu terjadi di depan, Anda tidak bisa melihat apa-apa," jelasnya.

Sementara itu, Morbidelli mengakui 10 lap pertama menjadi balapan yang mengerikan dalam hidupnya karena tidak bisa melihat selama balapan berlangsung. Ia pun merasa beruntung karena tidak ada pembalap yang melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan.
"Sepuluh lap pertama balapan mungkin merupakan pengalaman paling menakutkan dalam hidup saya. Visibilitasnya tidak ada, untungnya semua orang cukup bijaksana untuk tidak melakukan gerakan gila atau mencoba hal-hal gila di area dimana jarak pandang nol," ujarnya.
"Sepuluh lap pertama berjalan tanpa banyak hal yang terjadi itu benar-benar mengejutkan, tetapi juga melegakan. Setelah itu, balapan sebenarnya dimulai, saya dapat mengidentifikasi beberapa kecepatan dari paket saya dan sebenarnya saya cukup cepat," jelasnya.
"Tetapi, ketika saya mencapai motor lain, saya tidak bisa menyalip atau melakukan lebih banyak lagi. Jadi, saya harus mundur dan membawa motor itu kembali ke garasi," pungkasnya.
(Hakiki Tertiari )