Share

4 Pebulutangkis Indonesia yang Curi Umur, Nomor 1 Pakai Akte Orang Lain!

Dimas Khaidar, Jurnalis · Senin 26 September 2022 15:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 40 2675221 4-pebulutangkis-indonesia-yang-curi-umur-nomor-1-pakai-akte-orang-lain-fdQg8BpxAN.jpg 4 Pebulutangkis Indonesia yang curi umur (Foto: Shutterstock)

SEBANYAK 4 pebulutangkis Indonesia yang curi umur akan diulas pada artikel ini. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sempat memberikan sanksi kepada 4 pebulutangkis yang terbukti mencuri umur.

Sanksi yang diberikan oleh PBSI kepara setiap atletnya diketahui memiliki durasi yang berbeda-berbeda. Kejadian itu pun mencoreng nama baik bulu tangkis Indonesia.

Sejak kejadian itu, PBSI melakukan program pemutihan data atau usia atlet. Lantas siapa saja 4 atlet bulu tangkis yang terbukti curi umur?

Berikut 4 pebulutangkis Indonesia yang curi umur

4. Tabita Christian

Daftar 4 pebulutangkis Indonesia yang curi umur adalah Tabita Chrisitan. Tabita Christian merupakan pebulu tangkis dari PB Hiqua Wima Surabaya.

Ia terbukti memalsukan dokumen kelahiran, dokumen kelahiran palsu itu membuat dirinya lebih muda satu tahun dari usia aslinya. Karena hal tersebut, Tabita Christian dilarang tampil di kejuaraan resmi PBSI selama 24 bulan.

3. Cahya Kristian Banjarnahor

Selanjutnya, dalam daftar 4 pebulutangkis Indonesia yang curi umur ialah Cahya Kristian Banjarnahor. Ia merupakan pebulutangkis dari PB Jayaraya Abadi Probolinggo.

Sama seperti kasus Tabita Christian, Cahya Kristian Banjarnahor terbukti memalsukan dokumen kelahiran. Dengan terjerat kasus yang sama seperti Tabita Christian, hukuman yang diterima Cahya Krisitan Banjarnhor pun juga sama yakni dilarang tampil di kejuaraan resmi PBSI selama 24 bulan.

2. Muhammad Farhan

Berbeda dengan kasus sebelumnya, pebulutangkis berikutnya yang terbukti mencuri umur ialah Muhammad Farhan. Muhammad Farhan merupakan pebulutangkis dari PB Djarum Kudus.

Muhammad Farhan harus menerima hukuman dilarang tampil di semua kompetisi resmi PBSI selama 24 bulan. Hal tersebut dikarenakan ia terbukti menggunakan dokumen kelahiran ilegal dan tidak tercatat di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tempat akta kelahirannya diterbitkan.

Karena hal itu, Muhammad Farhan pun harus menyerahkan dokumen kelahiran yang sah kepada PP PBSI sebelum masa hukumannya berakhir.

1. Dhiva Ramadhan

Yang pertama dalam daftar pebulutangkis yang terbukti mencuri umur ialah Dhiva Ramadhan. Dhva Ramadhan merupakan pebulutangkis dari klub yang sama seperti Muhammad Farhan yakni PB Djarum Kudus.

Namun, berbeda dari kasus-kasus sebelumnya, Dhiva Ramadhan harus dihukum lebih lama ketimbang tiga pebulutangkis lainnya. Hal tersebut dikarenakan ia terbukti melakukan manipulasi dokumen kelahiran dengan menggunakan akte kelahiran atas nama orang lain.

Karena terbukti bersalah, Dhiva Ramadhan pun harus rela dihukum tidak bisa mengikuti turnamen resmi PBSI selama 36 bulan lamanya. Selain itu, ia pun juga turut harus menyerahkan dokumen kelahiran yagn sah sama seperti Muhammad Farhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini