2. Muhammad Farhan
Berbeda dengan kasus sebelumnya, pebulutangkis berikutnya yang terbukti mencuri umur ialah Muhammad Farhan. Muhammad Farhan merupakan pebulutangkis dari PB Djarum Kudus.
Muhammad Farhan harus menerima hukuman dilarang tampil di semua kompetisi resmi PBSI selama 24 bulan. Hal tersebut dikarenakan ia terbukti menggunakan dokumen kelahiran ilegal dan tidak tercatat di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tempat akta kelahirannya diterbitkan.
Karena hal itu, Muhammad Farhan pun harus menyerahkan dokumen kelahiran yang sah kepada PP PBSI sebelum masa hukumannya berakhir.
1. Dhiva Ramadhan
Yang pertama dalam daftar pebulutangkis yang terbukti mencuri umur ialah Dhiva Ramadhan. Dhva Ramadhan merupakan pebulutangkis dari klub yang sama seperti Muhammad Farhan yakni PB Djarum Kudus.
Namun, berbeda dari kasus-kasus sebelumnya, Dhiva Ramadhan harus dihukum lebih lama ketimbang tiga pebulutangkis lainnya. Hal tersebut dikarenakan ia terbukti melakukan manipulasi dokumen kelahiran dengan menggunakan akte kelahiran atas nama orang lain.
Karena terbukti bersalah, Dhiva Ramadhan pun harus rela dihukum tidak bisa mengikuti turnamen resmi PBSI selama 36 bulan lamanya. Selain itu, ia pun juga turut harus menyerahkan dokumen kelahiran yagn sah sama seperti Muhammad Farhan.
(Hakiki Tertiari )
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.