Share

Pejabat Ducati Bantah Ada Instruksi Khusus untuk Menangkan Francesco Bagnaia

Cikal Bintang, Jurnalis · Sabtu 24 September 2022 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 24 38 2674070 pejabat-ducati-bantah-ada-instruksi-khusus-untuk-menangkan-francesco-bagnaia-BD1OtRTY3Y.JPG Pejabat Ducati bantah ada instruksi untuk menangkan Francesco Bagnaia (Foto: REUTERS)

PEJABAT Ducati bantah ada instruksi khusus untuk menangkan Francesco Bagnaia. Direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, mengklaim kedelapan pembalapnya tetap bersaing secara sportif di lintasan.

Francesco Bagnaia merupakan pembalap terbaik Ducati pada saat ini, dengan berpeluang menjadi juara dunia MotoGP 2022. Rider Ducati Lenovo tersebut hanya terpaut 10 poin dari Fabio Quartararo di puncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2022 saat ini.

Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia

Namun, pada balapan terakhir, Enea Bastianini (Gresini Ducati) berhasil memenangkan MotoGP Aragon 2022 setelah membalap sang pembalap Ducati Lenovo di lap terakhir. Sementara, Bagnaia finis di urutan kedua pada balapan tersebut. Tertinggalnya Bagnaia dari Bastianini dalam balapan ini menuai kritik.

Musabab, Bagnaia bisa saja lebih menipiskan jarak dengan Quartararo di klasemen. Menjawab berbagai kritik, Ciabatti mengatakan belum ada perintah khusus kepada para pembalap lainnya untuk saat ini. Ciabatti berujar, hanya menginstruksikan para pembalapnya agar tidak bersenggolan dan melakukan kesalahan.

“Apa yang kami lakukan sebelum balapan di Misano (MotoGP San Marino 2022) bukanlah hal baru. Kami selalu melakukannya seperti itu di Ducati,” kata Ciabatti dilansir dari Speedweek, Sabtu (24/9/2022).

"Kami berkata kepada pembalap kami: 'Kami memiliki beberapa Ducati di depan setelah kualifikasi. Cobalah untuk sebisa mungkin menghindari kontak langsung dengan rekan merek Anda, terutama di awal balapan, terutama di tikungan pertama.' Itu dia. Titik,” sambungnya.

“Tetapi kami tidak pernah memberi tahu para pembalap bahwa jika mereka melihat peluang untuk menang, mereka bisa menang. Karena kami tidak ingin melihat manuver overtaking yang ekstrem di beberapa lap terakhir. Sayangnya, kesalahan selalu bisa terjadi,” tambah Ciabatti.

Francesco Bagnaia

Lebih lanjut, Ciabatti mengatakan pembalap Ducati lainnya dipersilakan untuk menang. Sekali lagi, Ciabatti hanya meminta para pembalap Ducati tidak melakukan kesalahan di akhir-akhir balapan.

“Jika pembalap Ducati lebih cepat dari Pecco, dia bisa meraih kemenangan,”

“Tapi tidak ada gunanya menjadi terlalu agresif di lap terakhir ketika Ducati berada di posisi 1 dan 2 selama Bagnaia tertinggal di kejuaraan. Pengemudi kami harus memperhitungkannya. Karena ketika Anda berusaha begitu keras, selalu ada risiko,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini