Share

F1 2022: Carlos Sainz Jr Frustrasi, Sebut Ferrari Banyak Kendala Sejak Awal Musim

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Sabtu 17 September 2022 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 17 37 2669441 f1-2022-carlos-sainz-jr-frustrasi-sebut-ferrari-banyak-kendala-sejak-awal-musim-vfz3wvDOS7.jpg Carlos Sainz Jr sebut Ferrari sudah banyak kendala sejak awal musim (Foto: Reuters)

PEMBALAP Scuderia Ferrari, Carlos Sainz Jr merasa frustrasi menjalani Formula One (F1) 2022. Ia mengatakan ada sejumlah kesalahan dalam mobil dan strategi Ferrari sejak awal musim bergulir, sehingga tampak kesulitan untuk mengejar Red Bull Racing, yang dikuasai Max Verstappen.

Diketahui sebelumnya, tim asal Italia itu memulai musim dengan menakjubkan. Mereka menempatkan dua pembalapnya finis di peringkat 1-2 di F1 GP Bahrain 2022.

Carlos Sainz Jr

Selanjutnya, mereka mencatatkan dua kemenangan dari tiga balapan melalui kehebatan Charles Leclerc. Sementara pesaing mereka dari Red Bull Racing, Max Verstappen masih terseok-seok.

Carlos Sainz Jr juga mengalami salah satu pencapaian tertinggi dalam kariernya di F1 2022. Dia memenangkan balapan untuk pertama kalinya di F1 GP Inggris. Dari sana, hal itu membuat dirinya dan Charles Leclerc mulai bisa bersaing di posisi atas klasemen.

Namun setelahnya, pembalap Spanyol itu mengalami masa-masa sulit. Dia berjuang untuk membiasakan diri dengan mobilnya.

 BACA JUGA:Ferrari Siapkan Komponen Baru di F1 GP Singapura 2022, Charles Leclerc Bakal Hadang Max Verstappen Juara?

Kondisi itu diperparah dengan banyak kesalahan strategi dan masalah mekanis. Contohnya saat mobilnya terbakar hingga gagal finis di Austria.

"Ini agak mengecewakan," kata Carlos Sainz ketika ditanya tentang perasaannya setelah melewati tahun yang menjanjikan ini.

“Saya merasa sangat frustrasi, bahwa setelah bertahun-tahun yang baik di F1, saya memasuki tahun pertama saya mengendarai mobil yang paling sulit dan kompetitif yang pernah saya kendarai,” lanjutnya.

Carlos Sainz Jr

“Tapi kemudian ketika harapan kejuaraan saya mulai meningkat, saya sempat DNF di Austria yang benar-benar menghentikan tren positif. Setelah itu (ada) penalti di Prancis, balapan yang sulit di Hungaria, podium di Spa, tetapi bahkan jika saya sudah jauh lebih kompetitif sejak Kanada dan Silverstone, masih sulit untuk mendapatkan hasil yang baik,” lanjutnya.

Terlepas dari semua malapetaka dan kesuraman itu, ia yakini bisa diperbaiki. Dirinya pun memiliki harapan banyak di Ferrari.

“Saya cukup yakin kami akan berkembang, terus berkembang sebagai tim dan memastikan bahwa kami juga mencapai level di mana kami memenangkan kejuaraan,” tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini