EMILIA ROMAGNA - Mantan pembalap World Superbike (WSBK), Carlos Checha menilai masalah utama Honda yang saat ini sedang terpuruk di MotoGP 2022 bukanlah karena faktor pembalap. Ia melihat permasalahan utama Honda adalah gagalnya tim pabrikan asal Jepang tersebut memberikan motor terbaik untuk para pembalapnya.
Sejauh ini Honda masih belum bisa tampil kompetitif, tepatnya setelah Marc Marquez mengalami kecelakaan di MotoGP 2020. Padahal Honda sempat berjaya usai The Baby Alien -julukan Marc Marquez- berhasil mendominasi MotoGP 2016 hingga 2019, tetapi kini tim tersebut gagal bersaing di 2020 hingga pertengahan 2022.
Demi memperbaiki performa musim depan, Honda mendatangkan Joan Mir untuk menggantikan Pol Espargaro di tim pabrikan pada MotoGP 2023. Kemudian, Alex Rins akan menempati posisi pembalap tim satelit menggantikan Alex Marquez yang hijrah ke Gresini Racing.

Sementara itu rekan Alex, yakini Takaaki Nakagami juga diisukan akan meninggalkan LCR Honda. Posisinya bakal digantikan oleh pembalap asal Jepang lainnya, yakni Ai Ogura yang tampil apik di Moto2.
Perubahan formasi pembalap itu pun dinilai Checa takkan menjadi solusi untuk Honda. Sebab Checa menilai masalah Honda bukan berada di pembalap, tetapi permasalahan teknis di RC231V.
Pembalap yang sempat menjuarai WSBK 2011 itu menilai Marquez berhasil tampil apik sejak pertama kali datang ke MotoGP dengan meraih gelar juara di musim perdananya.