Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bos-Bos Tim MotoGP Dukung Keputusan Dorna Sports untuk Adakan Sprint Race di Musim Depan

Maulana Yusuf , Jurnalis-Jum'at, 26 Agustus 2022 |06:03 WIB
Bos-Bos Tim MotoGP Dukung Keputusan Dorna Sports untuk Adakan Sprint Race di Musim Depan
Ada ada perlombaan Sprint Race di MotoGP 2023. (Foto: MotoGP)
A
A
A

MADRID – Keputusan penyelenggara MotoGP, yakni Dorna Sports untuk mengadakan sprint race di MotoGP 2023 mendapatk banyak sekali kritikan. Namun, bos-bos tim MotoGP justru mendukung penuh dengan dilombakannya sprint race pada tiap Sabtu sebelum balapan sesungguhnya berlangsung.

Paolo Ciabatti (Direktur Olahraga Ducati), Alberto Puig (Manajer Tim Repsol Honda), Paolo Bonora (Manajer Tim Balap Aprilia), dan Francesco Guidotti (Manajer Tim Red Bull-KTM) kompak mendukung penuh format baru Sprint Race pada MotoGP 2023. Pasalnya, dengan adanya Sprint Race dianggap bisa membuat MotoGP semakin fenomenal dan spektakuler.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pada konferensi pers di Red Bull Ring, Austria, Sabtu 20 Agustus 2022, Dorna Sports, FIM dan IRTA mengumumkan Sprint Race akan dilombakan pada MotoGP musim 2023. Meski begitu, banyak tanggapan mengenai ide Sprint Race MotoGP ini.

Pada format baru ini membuat banyak pihak ada yang pro dan kontra. Namun, sejumlah petinggi tim balap MotoGP justru mendukung penuh pengadaan Sprint Race tersebut, di mana akan ada balapan setiap Sabtu.

Paolo Ciabatti

Salah satunya adalah Paolo Ciabatti (Direktur Olahraga Ducati). Ia setuju dan menilai bahwa Sprint Race bisa membuat MotoGP semakin fenomenal dan banyak diminati masyarakat.

"Saya pikir ini mungkin waktu yang tepat untuk memperkenalkan sesuatu yang baru. Format balapan telah diubah untuk membuatnya lebih menarik bagi penonton dan menarik lebih banyak penggemar ke sirkuit. Bagi saya itu adalah keputusan ke arah yang benar. Mungkin perlu beberapa waktu sebelum kita melihat efeknya. Tapi kami melihatnya sebagai keputusan yang bagus," ungkap Ciabatti, dilansir dari Speed Week, Jumat (26/8/2022).

“Ini membawa sedikit lebih banyak tekanan karena balapan adalah balapan, bahkan jika itu lebih pendek dan membutuhkan pendekatan yang berbeda. Beberapa pembalap sangat cepat, terutama di lap pertama, dan kemudian mereka sering mengalami masalah dengan ban, tapi itu tidak terjadi. Dalam hal ini akan sangat menarik. Semua orang akan melaju dengan kecepatan penuh, jadi itu akan semakin dekat. Tidak akan ada strategi karena Anda harus melindungi ban," tambah Ciabatti.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement